Termasuk Mengoptimalkan Fungsi Otak, Ini Manfaat Melakukan Senam Ritmik Secara Rutin!

Senam ritmik merupakan disiplin yang rangkaian gerakannya dilakukan dengan mengikuti iringan musik. Disiplin senam ini telah diangkat sebagai kompetisi resmi sejak Olimpiade 1984. Senam ritmik memiliki beragam manfaat bagi fisik dan otak. Simak penjelasan lengkapnya melalui artikel di bawah ini!

Diterbitkan 08 Mei 2022, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Menjaga kesehatan tulang

Latihan senam ritmik secara rutin akan membantu seseorang merawat kesehatan tulang. Pasalnya, mayoritas gerakan dalam senam ritmik berfokus pada upaya menahan bobot tubuh. Aktivitas ini secara tidak langsung akan berdampak pada meningkatnya kepadatan dan komposisi tulang, sehingga kesehatan tulang makin terjaga.

Manfaat bagi Otak

4. Mengoptimalkan fungsi otak

Senam irama mampu mengoptimalkan dan merawat fungsi otak. Alasannya, senam irama terdiri atas paduan musik dan gerakan yang efektif menurunkan kadar hormon epinefrin dan kortisol. Hormon tersebut berperan sebagai faktor pencetus stres dalam tubuh.

Meningkatnya fungsi kerja otak juga bakal berdampak pada bertambahnya fokus dan daya ingat seseorang. Hal ini pada gilirannya akan mengurangi risiko terjadinya penyakit kognitif seperti Alzheimer. 

5. Meningkatkan konsentrasi

Senam ritmik yang dilakukan secara teratur akan meningkatkan daya konsentrasi. Pasalnya, senam ritmik melatih seseorang untuk bertindak fokus dan bergerak mengikuti iringan musik. Perlahan namun pasti, daya konsentrasi menjadi kian meningkat dan terjaga dengan melakukan olahraga senam ritmik.

6. Membangun kreativitas

Senam ritmik juga bermanfaat untuk mengasah kreativitas seseorang. Alasannya, olahraga ini akan mendorong pesenam untuk menciptakan tema, konsep, dan koreografi yang menarik demi mendukung aktivitas senam ritmik.

Kategori Pertandingan

Kompetisi senam ritmik dipertandingkan dalam dua kategori, yakni individu dan kelompok. Kategori individu dilakukan oleh pesenam tunggal yang menggunakan satu alat dalam kurun waktu satu hingga satu setengah menit.

Sementara itu, kategori kelompok dilakukan oleh enam pesenam beserta enam peralatan selama dua setengah sampai tiga menit. Tiap-tiap kategori dalam senam ritmik dilakukan dengan iringan alat musik, seperti piano.

Terdapat pula aturan khusus untuk alat yang digunakan sebagai properti dalam senam ritmik. Dilansir dari Liputan6.com, panjang tali senam ritmik dapat disesuaikan dengan tinggi masing-masing pesenam. Akan tetapi, apabila peserta menggunakan bola plastik atau karet, properti tersebut harus memiliki diameter 18–20 cm dan berat minimal 400 gram.

Selanjutnya, properti berupa pita harus memiliki ukuran setebal satin, yakni 4 cm dengan panjang 7 meter. Pita ditempelkan pada tongkat kayu yang ramping dan fleksibel dengan panjang kurang lebih 50–60 cm. Untuk aparatusnya, peserta dapat memilih warna selain emas, perak, atau perunggu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan