One Championship: Petarung Indonesia Ingin Akhiri Dominasi Filipina

Petarung Indonesia Elipitua siap mengakhiri dominasi wakil Filipina di One Championship.

OlehThomas
Diterbitkan 11 Januari 2022, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Dia (Robin) adalah striker yang bagus dan kuat, tetapi di ground juga cukup bagus. Jadi, kita akan bergantung pada situasi nanti, tidak harus bermain bawah atau harus bermain atas. Kita akan melihat situasi di sana, melihat momentum dulu karena baik di bawah atau di atas dia ini memang bagus,” imbuhnya.

Tak Gentar

Jika pun harus beradu pukulan di area atas, petarung berjuluk “The Magician” ini mengaku tak gentar. Ia sudah menjalani cukup persiapan selama lebih dari sebulan terakhir mengasah kemampuan baku hantam.

“Di Bali, kita mempersiapkan semua itu. Jadwal latihan ini berlangsung Senin sampai Jumat, dan menunya beragam. Hari ini striking, besoknya grappling, lalu striking lagi, kemudian berganti lagi. Jadi semua itu kita latih,” ujarnya.

“Bisa dikatakan lebih banyak melatih jab untuk pancingan serangan balik lawan sebelum mencari momen untuk takedown, itu yang saya biasakan terlebih dahulu sebelum bermain jab atau tendangan pancingan, kemudian saat mereka menyerang balik, saya akan ambil takedown,” lanjutnya.

Misi Pribadi

Selain membalas kekalahan Indonesia atas Filipina, Elipitua juga mengemban misi pribadi. Ia ingin menjadi atlet pertama dari bumi pertiwi yang bertanding dalam laga perebutan gelar juara dunia.

Sejauh ini, kiprahnya cukup bagus. Dalam lima laga, ia telah memenangi empat pertandingan yang semuanya diraih secara meyakinkan pada ronde pertama atau kedua. Kemenangan atas Robin Catalan jelas akan membuat namanya semakin diperhitungkan.

“Bagi saya, ini seperti comeback karena sudah dua tahun tidak ada pertandingan dan akhirnya saya mendapatkannya pada Januari 2022. Lebih bersemangat karena saya berharap semoga ini menjadi tahun bagi saya,” ungkapnya.

“Mulai dari Januari, semoga bisa menang, dan segera kembali bertanding kembali. Saya ingin banyak bertarung bersama ONE dan sudah cukup lama kita menganggur tidak ada pertarungan jadi cukup bosan juga.”

“Mimpi saya itu menjadi penantang gelar di ONE Championship, karena Indonesia belum memiliki satu pun atlet yang dapat menjadi penantang gelar atau masuk ke perebutan gelar Juara Dunia di ONE. Itu mimpi saya,” pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan