Bola Ganjil: Takhayul Max Merkel dan Konsultan Pernikahan

Max Merkel memiliki takhayul dalam melatih tim sepak bola. Seperti apa kisahnya?

Diterbitkan 21 September 2021, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Para istri tentu ingin suami mereka terus dalam performa terbaik sehingga mendapat bayaran tinggi untuk membangun rumah tangga. Mereka juga ingin selalu bermalam bersama, meski kadang tidak selalu terjadi karena laga tandang atau laga di luar negeri," ungkap Merkel.

"Demi mengatasi kesepian, saya menyarankan para pasangan menemui dokter masing-masing dan meminta nasihat agar mereka bisa mengatasi gaya hidup baru ini. Sehingga tidak ada masalah dan pemain bisa menjalankan tugas sebagai pemain profesional," sambungnya.

Pengaruh ke Performa Tim?

Bisa ditebak, manuver Merkel sama sekali tidak berpengaruh positif. Sevilla bahkan anjlok empat posisi di liga dibanding edisi sebelumnya.

Manajemen pun memberhentikannya, terutama setelah mendengar ancaman mogok pemain jika Merkel masih berkuasa di bangku cadangan.

Pasalnya, Merkel tidak hanya mencampuri urusan dapur pemain. Metode latihan dan kepribadiannya juga kurang disukai. Dia pernah menginstruksikan pemain memanggul batu besar naik turun tangga.

Selepas Sevilla, Merkel pindah ke Atletico Madrid. Kembali dia berulah dengan ucapannya. Merkel menyebut Spanyol seharusnya menjadi negara besar jika bukan karena warganya.

Pelatih Berprestasi

Di luar kepribadiannya, Merkel sebenarnya pelatih berprestasi. Dia mempersembahkan gelar Bundesliga bagi 1860 Munchen dan Nurnberg.

Capaian tersebut berbuah tiket ke Spanyol. Meski gagal di Sevilla, Merkel sukses memenangkan La Liga dan Copa del Rey bersama Atletico Madrid.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan