Belum Pernah Terjadi, Ada 11 Tuan Rumah di Pesta Sepak Bola Euro 2020 / 2021

Euro 2020 / 2021 telah resmi bergulir. Laga antara Timnas Italia melawan Timnas Turki menjadi pertandingan pembuka pada kompetisi paling bergengsi di daratan Eropa tersebut.

Diterbitkan 14 Juni 2021, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kedua stadion tersebut terpilih menjadi venue pertandingan akibat letak negara dimana Johan Cruyff Arena dan Stadion Olimpico berada berkesempatan menjadi tuan rumah. Stadion Olimpico yang terletak di Kota Roma, Italia, berturut-turut diberikan jatah sebagai venue petandingan pada Euro 1968 dan 1980 akibat letaknya yang strategis, yakni berada di Ibu Kota.

Sehingga, Stadion Olimpico menjadi pilihan terbaik untuk menghelat pertandingan, apalagi pendukung dari berbagai negara berbondong-bondong hadir ke Italia. Tentu, ibu kota akan lebih ramah dan mudah untuk dijangkau para suporter.

Sama seperti Stadion Olimpico, pemilihan Johan Cruyff Arena sebagai venue pertandingan Euro 2000 juga didasari hal serupa. Stadion yang terletak di Ibu Kota Amsterdam, Belanda tersebut dinilai lebih mudah dan praktis dijangkau oleh para pendukung.

 

Momen Perayaan

Euro 2020 memang sengaja dibuat dengan gaya yang berbeda untuk memperingati perayaan Ke-60 kompetisi paling bergengsi di Benua Biru tersebut. Ide ini bermula pada 2012 ketika eks Presiden UEFA, Michel Platini menginginkan sesuatu yang berbeda tatkala kompetisi Euro merayakan ulang tahunnya pada 2020.

Kemudian, setahun setelahnya, Komite Eksekutif UEFA menyetujui gagasan yang berbeda dari Platini. Mereka menilai apa yang disampaikan Platini bisa menjadi alternatif baru dalam perhelatan Euro. Mengingat sejak awal bergulir pada 1960, UEFA hanya memperbolehkan satu atau dua negara saja sebagai tuan rumah, sehingga venue pertandingan tidak menyebar ke berbagai penjuru Eropa seperti yang dialami saat ini.

 

Memangkas Biaya Operasional

Dengan banyaknya tuan rumah yang menggelar pertadingan, tentu biaya operasional yang biasanya ditanggung oleh satu atau dua negara saja, kini ditanggung bersama-sama lebih dari 10 negara.

Sehingga, banyak negara merasa terbantu dengan adanya format baru seperti ini. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih merajalela, biaya sedikit apapun yang keluar dari kantung pemerintah bisa mempengaruhi roda perekonomian negara tersebut.

Alhasil, ide alternatif yang disampaikan Platini beberapa tahun silam bisa memberikan dampak yang signifikan saat ini.

Penulis: Dzaky Nurcahyo

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Luthfie FebriantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan