5 Kejutan Formula 1 Musim 2021 : Kembalinya Nama Schumacher hingga Ambisi Hamilton

Balapan Formula 1 pada musim 2021 kembali akan menghadirkan sederet kejutan.

Diterbitkan 04 Januari 2021, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Fernando Alonso sempat meninggalkan Formula 1 pada tahun 2018. Alonso kemudian menjajal kemampuannya di berbagai balapan offroad termasuk tampil di ajang Reli Dakar 2020,

Lewis Hamilton Kejar Gelar ke-8

Performa Lewis Hamilton di tahun 2020 benar-benar luar biasa. Pembalap asal Inggris tersebut menyapu bersih rekor-rekor fenomenal yang pernah tercipta di lintasan balap mobil Formula 1. 

Hamilton bersama Mercedes telah melewati rekor kemenangan terbanyak yang sebelumnya dipegang oleh Michael Schumacher. Memasuki tahun 2021, Hamilton sudah mengemas 95 kemenangan atau unggul 4 ke menangan atas Schumacher. Tahun lalu juga ditandai dengan keberhasilan Hamilton mencatat rekor kemenangan terbanyak bersama satu tim dengan 74 kemenangan bersama Mercedes.

Pada tahun 2020, Hamilton juga meraih gelar juara dunia ketujuh-nya dan menyamai rekor yang pernah dibuat oleh Schumacher. Dan tahun ini, menjadi kesempatan untuk melewati rekor tersebut.

 

 

Debut Pembalap Muda Jepang

Banyak yang meragukan kehadiran pembalap muda Jepang, Yuki Tsunoda di formula 1 musim ini. Tsunoda yang baru berusia 20 tahun mengejutkan dunia balap Formula 1 setelah dipilih menggantikan posisi Daniil Kvyat di tim AlphaTauri pada balapan Formula 1 tahun 2021. 

Penampilan Tsunoda dianggap menjanjikan saat menjadi pembalap penguji di sirkuit Imola dan Abu Dhabi sebelum kemudian diumumkan AlphaTauri sebagai pengganti Kvyat. Namun tentu tidak sedikit yang mengggap pengangkatan itu politis mengingat AlphaTauri yang merupakan tim satelit dari Red Bull yang ingin terus menggunakan mesin dari perusahaan asal Jepang, Honda pada tahun 2021.

Namun Tsunoda sebenarnya bukan pembalap karbitan. Tahun lalu dia sudah lama menimba ilmu di balapan Formula 2 dan meraih pole dan naik podium untuk sprint dan feature race di Sakhir. Di akhir musim, Tsunoda juga menempati posisi ketiga klasemen di belakang Schumacher dan Callum Ilott.

Karena itu menarik menantikan kiprah Tsunoda sebagai pembalap Jepang ke-18 di Formula 1. 

Gebrakan Vettel

Sebastian Vettel mengalami musim yang buruk sepanjang tahun 2020. Pembalap Ferrari itu tertatih-tatih dan hanya mampu finis di urutan ke-13 pada klasemen akhir Formula 1 2020. 

Selama semusim, Vettel hanya meraih 33 poin di mana 15 di antaranya diraih saat meraih podium di Grand Prix Turki. Nasibnya bertambah suram, kontraknya diputus Ferrari sebelum musim berakhir. 

Dengan pengalaman dan empat titel yang sudah diraihnya, Vettel tidak sulit mendapatkan tim baru pada tahun ini. Vettel telah resmi bergabung dengan tim Aston Martin yang baru kembali ke jalur olahraga untuk pertama kali sejak 1960. Mengingat sasis Racing Point 2020 yang kuat akan digunakan lagi pada tahun 2021 dan beberapa perubahan aerodinamis, Vettel sepertinya akan menemukan kembali mobil yang cocok dengan gaya balapannya seperti saat di Red Bull dulu. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan