Liga PB Djarum 2020 : Perebutan Tiket Final Berlangsung Ketat

Perebutan tiket final kategori perorangan Liga PB Djarum berlangsung ketat. Laga final akan digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Minggu, 13 Desember.

Diterbitkan 12 Desember 2020, 22:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Kudus - Liga PB Djarum 2020 yang digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, 12 Desember, telah memainkan laga perempat final dan semifinal kategori perorangan. Pertandingan berlangsung ketat demi meraih tiket ke babak final.

Pada nomor mix U19 & dewasa, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati harus bekerja keras untuk mendapatkan tiket final Liga PB Djarum. Di perempat final, pasangan yang memperkuat skuat Pelatnas Pratama PBSI mengalahkan Marwan Faza/Az Zahra Ditya Ramadhani 21-9 dan 21-12.

"Walau lawan di bawah saya, saya selalu bermain maksimal dengan memberikan pressing-pressing. Ketimbang bermain santai, saya justru membuka celah bagi lawan untuk bermain maksimal dan mengalahkan saya," kata Rehan yang merupakan juara Superliga Junior 2018.

Di semifinal, Rehan/Lisa mengandaskan Dejan Ferdinansyah/Serena Kani dengan skor 21-18 dan 22-20. Pasangan ini akan bertanding di final Liga PB Djarum yang akan berlangsung Minggu, 13 Desember.

 

 

 

 

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tunggal Putra U11 & U13

Salah satu partai menarik di semifinal tunggal putra U11 & U13, yakni Nazwan Abdillah melawan Livio Cicero Benedicto Paat. Keduanya merupakan peraih beasiswa bulutangkis hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018.

Nazwan menghentikan perlawanan Livio dengan rubber game 18-21, 21-12, 21-15. "Tadi set pertama sempat mainnya kurang enak, agak lama adaptasi. Set kedua, Alhamdulillah mainnya bagus. Dan di set ketiga, mungkin yang bikin saya menang karena main rally," ucap Nazwan.

"Harus berani capek dan main lepas kalau lawan Livio," tambah pebulu tangkis muda asal Samarinda, Kalimantan Timur, ini. Di laga final, Nazwan akan menghadapi Maharishiel Timotius Gain.

Tunggal Putra U11 & U13

Laga seru lainnya juga terjadi di nomor tunggal putri (U17 & U19 & Dewasa) antara Ruzana dan Aisha Galuh Maheswari. Tampil percaya diri, Ruzana menyelesaikan pertarungan sengit ini dengan rubbergame 24-22, 15-21, 21-10.

"Saya sempat kalah dari Galuh waktu main di beregu. Ya sudah, yang perorangan ini saya nggak mau mikir kalah lagi, harus menang. Lawan Galuh itu perlu banyak-banyak sabar main rally. Kalau nafsu langsung mau matikan lawan dengan satu-dua pukulan, pasti aku kalah," papar Ruzana.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di final, Ruzana akan menghadapi Komang Ayu Cahya Dewi. Melawan atlet Pelatnas Pratama PBSI, Ruzana harus menyiapkan strategi dan energi lebih matang. "Saya lihat kak Komang adalah pemain yang ulet dan tangannya juga bagus. Jadi saya harus siap bermain sabar dan jangan fokus ke tangannya, tapi ke bolanya," ujarnya. "Walaupun saya kalah usia, itu malah jadi motivasi untuk bisa ngalahin dia," imbuh atlet berumur 15 tahun asal Lubuklinggau, Sumatra Selatan, ini.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan