5 Alasan MU Kuat Bersaing dengan Liverpool dan City Musim Depan

Benarkah Manchester United (MU) bisa jadi pesaing musim depan? Meski belum pasti, setidaknya ada 5 alasan untuk memercayai potensi MU jadi salah satu pesaing juara musim depan.

Diterbitkan 07 Juli 2020, 21:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bahkan beberapa bulan terakhir dia terus dikabarkan bakal hengkang ke Real Madrid, meski Pogba tidak pernah benar-benar buka suara.

Sekarang, gosip itu mulai tak terdengar karena permainan MU yang menunjukkan tanda-tanda positif, khususnya karena Pogba ikut bermain di lapangan.

3. Pembelian Jitu 

Inilah yang jadi sumber untuk alasan nomor satu di atas. Membangun pondasi tim tidak mudah, perlu pembelian pemain-pemain yang tepat.

Sejak awal, Solskjaer tegas menentukan pemain-pemain yang dia inginkan. Mungkin karena berpengalaman sebagai mantan striker, Solskjaer paham betul pemain seperti apa yang dibutuhkan Setan Merah.

Mulai dari Daniel James, Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, hingga yang teranyar Bruno Fernandes. Semua pemain ini sudah sesuai ekspektasi, bahkan beberapa melebihi ekspektasi.

Jika bisa terus menjaga kejeliannya dalam membeli pemain, Solskjaer bisa jadi pelatih terbaik untuk MU setelah bertahun-tahun.

 

4. Pembuktian Musim Ini  

Fakta membuktikan MU merupakan tim paling tangguh dalam duel-duel antar top six musim ini. Tercatat, Setan Merah telah mencuri 18 poin dari duel-duel The Big Six musim ini.

Yang paling menarik adalah keberhasilan MU mengalahkan Man City dua kali di Premier League musim ini, kandang dan tandang. Mereka juga bisa menahan imbang Liverpool di Old Trafford meski takluk di Anfield.

Berikut catatan lengkapnya:

MU vs Arsenal: 1 imbang 1 kalah

MU vs Chelsea: 2 menang

MU vs Liverpool: 1 imbang 1 kalah

MU vs Man City: 2 menang

MU vs Tottenham: 1 menang 1 imbang 5 dari 5

 

5. Kelemahan Liverpool

Musim ini Liverpool dan Man City memang masih yang paling kuat, klasemen sudah cukup jadi bukti. Namun, bukan berarti keduanya merupakan tim sempurna.

Kelemahan-kelemahan Liverpool mulai terbongkar beberapa pekan terakhir. Level permainan mereka menurun sejak resmi jadi juara, seakan-akan sudah kehabisan tenaga.

Man City pun demikian. Usai mengalahkan Liverpool 4-0, beberapa hari setelahnya justru takluk 0-1 dari Southampton. Guardiola punya masalah sendiri saat melakukan kebijakan rotasi.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Richard Andreas, published: 7/7/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan