Sukses

F1: Sebastian Vettel Sakit Hati Didepak Ferrari Tanpa Diskusi

Liputan6.com, Monza - Jelang balapan Formula 1 (F1) 2020 perdana di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada Kamis (2/7/2020), Sebastian Vettel blak-blakan soal hengkangnya ia dari Scuderia Ferrari akhir musim ini.

Pembalap asal Jerman ini menyebut Ferrari memang tak berniat memperpanjang kontraknya. Hengkangnya Vettel dari Ferrari telah diumumkan pada pertengahan musim lalu.

Perpisahan ini mengejutkan banyak pihak, karena meski belum sukses merebut gelar dunia F1 dengan Tim Kuda Jingkrak, ia selalu konsisten menjadi rival terdekat Lewis Hamilton.

Posisi Vettel akan diambil alih Carlos Sainz jr yang saat ini masih membela McLaren F1 Team. Meski begitu, empat kali juara dunia ini mengindikasi bahwa perpisahannya dengan Ferrari bukanlah sebuah 'keputusan bersama' seperti yang diungkap dalam rilis resmi tim papan atas F1 kala itu.

Selama 1,5 bulan berbagai spekulasi pun beredar, banyak orang mengira-ngira penyebab hengkangnya Vettel: apakah ia memang tak betah di Ferrari yang dinilai menganakemaskan Charles Leclerc, atau justru didorong keluar karena ingin menggaet Sainz yang lebih muda?

Kepada The Sun, Vettel pun mengaku ia memang didepak. "Sudah jelas sebuah kejutan saat saya dapat telepon dari Mattia (Binoto, Team Principal Scuderia Ferrari) ketika ia bilang tak ada keinginan lagi dari tim untuk melanjutkan kerja sama," ujarnya seperti yang dikutip Crash.

2 dari 3 halaman

Tak Pernah Diskusi

Pembalap 33 tahun ini juga menyatakan bahwa ia dan Ferrari sama sekali tak pernah melakukan pembicaraan apa pun soal solusi lain. "Kami sama sekali tak pernah berdiskusi. Tak pernah ada tawaran di atas meja, dan atas alasan itulah tak ada alasan untuk bertahan," lanjutnya.

Di lain sisi, Vettel belum mau membeberkan keputusannya soal masa depan, meski dikabarkan mempertimbangkan pensiun. Saat ini, opsi yang tersedia bagi Vettel adalah Renault F1 Team yang bakal ditinggalkan Daniel Ricciardo, atau Racing Point untuk menggantikan salah satu dari Sergio Perez atau Lance Stroll.

3 dari 3 halaman

Keputusan Tepat

"Jelas saya ingin mengambil keputusan yang tepat bagi diri dan masa depan saya. Saya punya sifat kompetitif. Saya meraih banyak prestasi di olahraga ini, dan saya termotivasi dan bertekad meraih lebih banyak lagi. Untuk melakukannya, saya butuh paket dan tim yang tepat," ujarnya.

"Jadi, itulah yang saat ini sedang saya cari. Jika kesempatan yang tepat datang, maka saya rasa itu sudah cukup jelas. Jika tidak, maka saya mungkin akan mencari hal-hal lain. Jika sesuatu yang tepat terjadi dan saya mau melanjutkan karier, maka saya merasa bisa mengerahkan lebih banyak," pungkas Vettel.

Sumber: Crash

Disadur dari Bola.net (Anindhya Danartikanya, published 3/7/2020)