Sukses

Legenda Tinju Panama Berhasil Kalahkan Virus Corona Covid-19

Liputan6.com, Jakarta Salah seorang legenda tinju profesional asal Panama, Roberto 'Hands of Stone' Duran telah meninggalkan rumah sakit pada Kamis (2/7/2020) waktu setempat. Sebelumnya, mantan juara dunia enam kali itu dirawat akibat terjangkit virus corona Covid-19.

Duran mengumumkan kabar baik ini lewat media Instagram. "Hari ini, dengan bantuan Tuhan, saya kembali ke rumah setelah menang dalam pertarungan melawan Covid-19. Itu seperti kejuaraan dunia," kata Duran.

Selain pesan, Duran juga mengunggah video yang memperlihatkannya keluar dari rumah sakit dengan menggunakan kursi roda. Duran juga tampak mengenakan masker di mana sejumlah petugas medis mengelilinginya sembari mengibarkan bendera kecil Panama.

Duran tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada dokter dan perawat yang menanganinya. "Hari demi hari mereka melakukan yang terbaik untukku, tanpa memperdulikan resiko yang dihadapi (terjangkit Covid-19). Saya memang mantan juara dunia, tapi bagiku kalian adalah juara kehidupan." 

 

2 dari 3 halaman

Dirawat Sejak 25 Juni

Duran yang sudah berusia 69 tahun pertama kali dibawa ke rumah sakit pada 25 Juni lalu. Saat itu, dia memeriksakan diri setelah mengalami gejala demam parah dan belakangan divonis terinfeksi Covid-19.

Panama sendiri merupakan negara yang paling parah terpapar virus Corona Covid-19 di kawasan Amerika Tengah. Hingga saat ini, negara berpenduduk sekitar 4 juta jiwa itu mencatat 34 ribu lebih kasus dengan 645 kematian.

 

3 dari 3 halaman

Sepak Terjang Duran

Sebelum pensiun, Duran telah melewati 119 laga dalam rentang usia 16 hingga 50 tahun. Dia mencatat rekor bertanding 103 kali menang, 16 kali kalah (4kali KO).

Dari seluruh kemenangan yang pernah diraihnya, 70 di antaranya diraih lewat KO. Itu sebabnya, dia diberi julukan Hand of Stones. Di negaranya, Duran adalah pahlawan nasional.

Dia menjadi atlet yang sangat populer di Panama bersama pemain bisbol New York Yankees, Mariano Rivera, mantan juara Olimpiade lompat jauh, Irving Saladino, dan dua mantan pesepak bola Rommel Fernandez serta Julio Dely Valdes.