Cassio kemudian bergabung dengan Barito Putera di Liga 1 2019. Sampai saat ini, Cassio masih menjadi bagian di lini belakang klub berjulukan Laskar Antasari itu.
Omid Nazari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2786261/original/032285800_1556021184-VYT_36.jpg)
Sebelum bergabung dengan Persib Bandung, Omid Nazari adalah bagian penting dari Ceres-Negros. Bersama klub asal Filipina itu, Omid berhasil membukukan 58 penampilan dan mencetak tiga gol.
Penampilan apiknya itu membuat Omid berhasil mempersembahkan dua gelar Philippines Football League 2017 dan 2018 untuk Ceres-Negros. Selain itu, Omid juga pernah membela Global Cebu.
Pengalaman berharga itulah membuat Persib Bandung kepincut mendatangkan Omid Nazari. Sampai saat ini, pemain berusia 29 tahun itu menjadi bagian penting klub asal Jawa Barat.
Tamirlan Kozubaev
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/3082936/original/026768900_1584885248-20200306IQ_Persita_Tangerang_Vs_PSM_Makassar_43.JPG)
Tamirlan Kozubaev sempat menjajal kompetisi di Malaysia pada 2019. Pemain asal Kirgistan itu membela Selangor 2.
Bersama Selangor 2, Tamirlan Kozubaev menjadi bagian penting di lini belakang. Pemain berusia 25 tahun itu sukses mencatatkan 28 penampilan dan mencetak lima gol.
Namun, penampilan apik Tamirlan Kozubaev gagal membantu Selangor FA 2 finis di puncak. Selangor FA 2 harus puas mengakhiri musim di peringkat kesembilan Liga Super Malaysia.
Ilija Spasojevic
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1577680/original/001670400_1493209404-spaso_1.jpg)
Ilija Spasojevic bisa dipastikan sebagai pemain asing paling sukses di kompetisi Asia Tenggara. Ketika itu, Spasojevic belum menjadi Warga Negara Indonesia ketika membela Melaka United pada 2016.
Spasojevic berhasil mencetak 28 gol dalam 33 laga yang dimainkannya bersama Melaka United. Ketajaman Spasojevic berhasil membantu Melaka United meraih gelar Liga Primer Malaysia 2016.
Selain itu, Spasojevic juga berhasil menyabet dua penghargaan individu. Pemain berusia 32 tahun itu meraih penghargaan Sepatu Emas Liga Primer Malaysia dan Sepatu Emas Seluruh Kompetisi Malaysia.
Disadur dari Bola.com (Zulfirdaus Harahap/Yus Mei Sawitri,published 26/6/2020)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3162213/original/058865600_1593070204-Kolase_-_Pemain_Ilija_Spasojevic__Omid_Nazari__Giancarlo__Tamirlan_Kozubaev__Cassio_de_Jesus.jpg)