Kabar 5 Pemain Bintang Juventus di Era Kegelapan, Ada yang Main di Liga 1

Prestasi Juventus sebelum pada musim 2011-2012 tidak begitu gemilang. Berikut adalah beberapa pemain yang tampil cemerlang kala Juventus sedang terpuruk.

Diterbitkan 10 Juni 2020, 21:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Alessandro Matri

Alessandro Matri menjadi angin segar bagi sektor serang Juventus yang dikenal mandul pada musim 2010-2011. Pada waktu itu, Juventus merekrutnya di bursa transfer musim dingin dengan status pinjaman dari Cagliari.

Matri tampil impresif dengan catatan sembilan gol dari 16 penampilan di Serie A. Juventus pun mempermanenkan statusnya sehingga Matri bisa ikut berpartisipasi dalam kesuksesan scudetto pada musim berikutnya.

Sekarang, Matri masih aktif sebagai pemain dan sedang memperkuat Brescia dengan status pinjaman dari Sassuolo. Penyerang berusia 35 tahun itu telah dimainkan sebanyak delapan kali namun belum membukukan gol sama sekali.

Mohamed Sissoko

Bisa dikatakan, Mohamed Sissoko adalah salah satu rekrutan terbaik Juventus pada masa 'kegelapan'. Gelandang berdarah Mali tersebut direkrut dari Liverpool pada tahun 2007 dengan harga 11 juta euro.

Performanya cukup impresif sampai-sampai Juventus mau mempertahankannya selama empat musim. Ia dimainkan sebanyak 100 kali di semua kompetisi dengan catatan tiga gol.

Sissoko sempat berlabuh di Indonesia untuk memperkuat Mitra Kukar pada tahun 2017. Pada Januari 2020 kemarin, ia menyatakan pensiun usai menuntaskan kontrak berdurasi enam bulan bersama klub Ligue 2, Sochaux.

Menariknya, Sissoko pernah 'terdampar' di Indonesia. Sissoko bergabung dengan Mitra Kukar pada musim 2017. 

Milos Krasic

Berambut pirang dan selalu beroperasi dari sektor sayap penyerangan Juventus. Milos Krasic membuat penggemar Bianconeri teringat akan sosok legenda yang dijuluki 'The Czech Cannon', yakni Pavel Nedved.

Krasic menjadi andalan Juventus selama 2010-2011, musim perdananya. Kala itu, ia memproduksi total sembilan gol dari 41 penampilan di semua ajang. Sayang, keberuntungan Krasic habis di musim berikutnya.

Ia gagal merebut hati sang pelatih anyar, Antonio Conte. Krasic pun hengkang pada akhir musim 2011-2012. Menurut transfermarkt, pria berdarah Serbia itu sudah pensiun sejak tahun 2018 pasca meninggalkan Lechia Gdansk.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 9/6/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Wiwig Prayugi, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan