Sukses

10 Bintang Sepak Bola yang Mengidolakan Lionel Messi

Jakarta Lebih dari satu dekade, Lionel Messi yang kini berusia 32 tahun mampu bertahan di sepak bola level tertinggi. Tak banyak pesepak bola yang memiliki kemampuan istimewa seperti itu.  

Tak ada yang meragukan maupun membantah bahwa bintang Barcelona, Lionel Messi, adalah salah satu pemain terbaik dunia sepanjang lebih dari satu dekade terakhir. 

Pemain berjuluk La Pulga tersebut telah meraih hampir semua gelar bergengsi di sepak bola, terutama di level klub. Dia telah memenangi hampir segalanya di Barcelona. 

Noda dalam karier Lionel Messi mungkin hanya kariernya di Timnas Argentina. Hingga saat ini, dia belum mempersembahkan gelar bergengsi untuk Timnas Argentina. 

Jika menyebut nama Messi, pemain yang bisa dibandingkan mungkin hanya bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Kedua superstar tersebut bergantian menguasai penghargaan pemain terbaik dunia. 

Kehebatan Lionel Messi di lapangan hijau tentu saja membuatnya dikagumi fans dari berbagai penjuru dunia. Bahkan, bukan hanya fans yang mengidolakannya. 

Beberapa pemain top dunia juga terang-terangan mengaku mengidolakan Lionel Messi. Siapa saja mereka? 

Berikut ini 11 pemain yang mengklaim menjadikan Lionel Messi sebagai anutannya, seperti dilansir Planet Football

 

  

2 dari 11 halaman

1. Frenkie de Jong

"Saya mengidolakan Messi sejak masih bocah. Rasanya sangat istimewa bisa berada di lapangan bersamanya," ujar pemain muda Barcelona, Frenkie De Jong. 

 

 

 

3 dari 11 halaman

2. Isco

"Saya memberi nama anjing saya 'Messi' karena dia yang terbaik di dunia. Dan begitu juga anjing saya," kata pemain Real Madrid, Isco. 

 

 

4 dari 11 halaman

3. Christian Pulisic

"Bukan saya tak suka dengan Ronaldo, karena saya melihatnya langsung, dia pemain yang luar biasa. Tak mudah memilih yang terbaik. Tapi saya akan memilih Messi, karena saat tumbuh dewasa dia selalu menjadi favorit saya," kata pemain Chelsea, Christian Pulisic. 

 

5 dari 11 halaman

4. Raheem Sterling

"Saya selalu melihat pemain terhebat di dunia dan berusaha melihat apa yang mereka raih. Saya tak suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Saya berusaha belajar sebanyak mungkin dari orang-orang di sekitar saya. Jelas Messi dan Ronaldo. Mereka pada dasarnya hidup untuk bermain sepak bola," ujar bintang Manchester City, Raheem Sterling. 

 

6 dari 11 halaman

5. Lautaro Martinez

"Bagi kami orang Argentina, Leo sama pentingnya dengan Maradona. Itu sesuatu yang sudah melebihi sepak bola. Dia terbaik di dunia. Bermain bersamanya di tim nasional adalah keistimewaan," kata pemain Inter Milan, Lautaro Martinez. 

"Dia baik hati. Dia menunjukkan kepada saya pergerakannya. Dia mengajari saya bagaimana mencari ruang dan lain-lain," imbuh dia. 

 

7 dari 11 halaman

6. Neymar

"Sepanjang yang saya lihat, Messi adalah yang terbaik sepanjang sejarah," kata bintang Paris Saint-Germain, Neymar. 

 

8 dari 11 halaman

7. Paul Pogba

"Messi dan sepak bola adalah dua hal yang selalu bersama. Saya menikmati meihatnya, dia melakukan sesuatu yang tak dilakukan orang lain. Dia punya sesuatu yang tak dimiliki orang lain, sesuatu yang spesial. Segalanya tentang dia spesial. Dia pemain yang memiliki sepak bola dalam dirinya, luar biasa," ujar gelandang Manchester United, Paul Pogba. 

 

9 dari 11 halaman

8. Thiago Alcântara

"Tidak ada hal baru yang bisa saya katakan tentang dirinya. Dia spektakuler, sulit dipercaya. Dia bermain bukan sebagai penyerang tengah, tapi masih mencetak 40 gol di liga. Tak ada yang perlu dibandingkan. Dia yang terbaik, binatang yang kompetitif," kata pemain Bayern Munchen, Thiago Alcântara. 

 

10 dari 11 halaman

9. Mario Gotze

“Messi berada di level berbeda. Dia menetapkan standar sangat tinggi, yang hampir mustahil diraih orang lain," kata pemain Borussia Dortmund, Mario Götze. 

 

11 dari 11 halaman

10. Mario Balotelli

"Hanya satu orang yang lebih kuat daripada saya, yaitu Messi. Yang lain berada di belakang saya," kata Mario Balotelli. 

Sumber: Planet Football

Disadur dari Bola.com (Penulis Yus Mei Sawitri/Published 29/5/2020).