Merekam Keseharian Warga di Episentrum Pandemi Covid-19 Italia

Dari ruang tamu hingga kamar tidur, Nicole Quarantini jalankan profesinya sebagai model, penyiar, dan DJ selama pandemi Covid-19 yang mencengkeram Italia.

Diterbitkan 28 April 2020, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Akhir tahun lalu, Liputan6.com juga sempat bertemu Nicole saat bekerja sebagai model bagi gerai suspensi Showa pada pameran kendaraan roda dua terbesar di dunia EICMA yang berlangsung di kota Milan. Saat itu dia ditemani Alessandra Bergomi yang juga tinggal di daerah Brescia.

Pemandangan dari pagar rumah Nicole Quarantini di Brescia, Italia, saat pandemi virus Corona Covid-19 melanda negeri itu (Istimewa)

Tidak ada yang bisa dilakukan Nicole untuk mengembalikan rutinitasnya di saat pandemi virus Covid-19. Namun dia juga tidak mau menyerah begitu saja.

Dalam ruang yang serba terbatas, Nicole memilih tetap menjalani harinya dengan penuh warna sembari merawat talenta yang dimilikinya selama ini. "Seperti yang lainnya, pendapatan saya tentu saja menurun, tapi positifnya saya pengeluaran untuk belanja dan makan malam juga berkurang drastis," ujarnya.

Manfaatkan Setiap Ruang Kosong

Selama berada di rumah, Nicole berusaha mempertahankan pendapatannya dari DJ profesional dan penyiar radio. Dari ruang makan, kamar, hingga, tempat tidur, dia tetap bekerja. Bermodalkan perangkat DJ dan laptop dia tetap menghibur para pendengarnya lewat streaming online.

Bahkan di sela-sela waktunya, Nicole masih menyempatkan diri untuk melakukan sesi pemotretan jarak jauh menggunakan aplikasi Facetime. Meski tidak dibayar, Nicole sangat menikmatinya.

Nicole Quarantini, salah seorang warga Brescia, Italia, tetap menjalani sesi pemotretan melalui aplikasi Facetime saat menjalani lockdown akibat pandemi virus Corona Covid-19 (Istimewa)

 

"Jadi seperti sedang selfie saja. Saya menghadap ke layar dan fotografer melakukan tangkapan layar. Hasilnya tidak jauh berbeda dengan pemotretan biasa."

Selain itu, Nicole juga sengaja membeli lampu tambahan untuk kebutuhan pemotretan yang dilakukan secara mandiri di rumahnya. Beberapa dari foto hasil jepretan sendiri ada yang menghiasi akun media sosialnya dan sebagian lagi untuk kepentingan iklan kecil-kecilan.

Nicole Quarantini menempatkan DJ set di meja makan rumahnya yang digunakan saat tampil secara livestreaming di Radio Studio Piu (Istimewa)

 

Sekali sepekan yakni pada hari Jumat dia tampil secara livestraming di Radio Studio Piu. Sesekali dia juga tampil dengan DJ set-nya di Instagram.

"Untuk siaran, saya masih dibayar," ujarnya menjelaskan.

 

Tetap Optimis

Hingga Senin (27/4/2020), menurut data worldometers, jumlah kasus di Italia sudah mencapai 106.103 orang dengan kematian mencapai 26.644 jiwa.

Secercah harapan mulai terlihat saat jumlah pasien yang meninggal pada Mingu (26/4/2020) mencapai angka terendah sejak Maret 2020, yakni 260 jiwa. Pemerintah Italia berniat melonggarkan lockdown pada 4 Mei 2020. Meski demikian, Nicole menilai kehidupan tidak serta merta kembali normal.

"Saya pikir paling tidak akhir tahun ini (pandemi berakhir). Hanya dengan vaksin kita bisa bicara tentang kehidupan normal," katanya.

Nicole tidak terlalu khawatir dengan situasi ini. Sebaliknya, dia tetap optimistis mampu melalui masa sulit ini.

"Saya tidak kaku, jadi tidak terlalu khawatir dengan masa depan. Saya selalu bisa mencari jalan keluar dan cara mengaktualisasi diri sendiri. Mimpi terbesarku adalah hidup senang dan memuaskan, dan sejauh ini saya bisa katakan saya hidup dalam mimpi saya," ujar wanita penggemar musik Rock itu.

Dan sebagai aktivis lingkungan, Nicole berpandangan pandemi Virus Corona Covid-19 merupakan cara alam dalam merepons eksploitasi yang dilakukan manusia selama ini. Dia berharap, pandemi ini menjadi pelajaran bagi semua orang dalam menjalani kehidupan ke depannya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan