Lemak Jenuh
Lemak jenuh lebih baik benar-benar dibatasi atau dihindari. Ini karena dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Lemak jenis ini biasanya akan berubah menjadi bentuk padat atau membeku di suhu ruangan biasa. Lemak jenuh bisa ditemukan pada mentega, telur, daging merah, susu, keju, atau kulit ayam.
Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Cepat Lapar dan Lelah
Mudah Lapar
Dampak buruk kekurangan lemak pada tubuh yang pertama adalah mudah merasakan lapar. Lemak tidak jenuh ganda dan tunggal merupakan sumber lemak yang efektif menahan rasa lapar.
Ketika kamu kurang atau tidak mengonsumsi jenis lemak tersebut sama sekali, maka kamu akan cepat merasa lapar meski baru saja makan besar.
Mudah Lelah
Dampak buruk kekurangan lemak berikutnya adalah cepat lelah. Hal ini disebabkan karena lemak merupakan salah satu sumber cadangan energi tubuh. Apabila kadar lemak di dalam tubuh sangat rendah, kamu akan dengan mudah mengalami kelelahan kronik.
Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Depresi dan Kedinginan
Depresi
Lemak diperlukan dalam proses pembentukan hormon serotonin. Hormon ini berperan dalam memengaruhi sistem saraf yang memicu munculnya rasa tenang dan damai. Ketika tubuh kekurangan lemak, kadar hormon serotonin akan berkurang. Hal ini akan menjadikan kamu akan lebih mudah depresi dan mengalami gangguan kesehatan mental lainnya.
Mudah Merasa Kedinginan
Salah satu fungsi lemak untuk mempertahankan suhu tubuh agar selalu normal. Setiap orang memiliki lemak di bawah kulit yang berfungsi menjaga tubuh dari dinginnya udara luar.
Lapisan lemak bawah kulit tersebut juga akan dibakar untuk menghasilkan suhu panas apabila tubuh mengalami kedinginan. Apabila tubuh kekurangan lemak, tentu saja kamu akan lebih mudah merasa kedinginan.
Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Kekurangan Vitamin
Berisiko Kekurangan Vitamin
Beberapa bentuk vitamin memerlukan lemak untuk bisa diserap sempurna oleh tubuh. Vitamin tersebut adalah vitamin A, D, E, dan K. Hal ini berarti bahwa kekurangan lemak membuat tubuh berisiko kekurangan pasokan vitamin tersebut.
Berbagai masalah bisa muncul seiring dengan kondisi kekurangan vitamin, misalnya kulit kering, pucat, dan kusam karena kekurangan vitamin E. Selain itu, gangguan pada kepadatan tulang juga bisa terjadi akibat kekurangan vitamin D dan K.
Masalah pada penglihatan seperti rabun senja juga bisa terjadi sebagai akibat dari kekurangan vitamin A. Oleh karena itu, penting untuk mencukupi kebutuhan lemak pada tubuh agar vitamin dapat terserap secara maksimal.
Berpotensi Cedera Lebih Sering
Fungsi lemak dalam tubuh lainnya sebagai bantalan alami tubuh. Lemak akan mengelilingi dan melindungi organ vital serta menjaga sendiri saat terjadi benturan. Pada orang yang kekurangan lemak, maka fungsi ini tidak akan dimiliki sehingga saat terjadi benturan pada tubuh akan lebih mungkin terjadi cedera.
Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Ganggu Kesehatan Jantung
Ganggu Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
Dampak buruk kekurangan lemak lainnya dapat mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kolesterol baik (HDL) berfungsi sebagai pengangkut sisa lemak di pembuluh darah untuk dibawa ke organ hati guna proses metabolisme lebih lanjut.
Apabila kamu tidak mengonsumsi lemak sama sekali, kadar HDL tentau akan menurun drastis. Hal ini dapat membuat sisa-sisa lemak dalam pembuluh darah akan menumpuk. Apabila penumpukan tersebut terjadi di pembuluh darah jantung, risiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung akan meningkat berkali-kali lipat.
Kesuburan Terganggu
Siklus haid perempuan dipengaruhi oleh kadar hormon seks, salah satunya adalah estrogen. Lemak, terutama lemak bawah kulit yang membantu memastikan kecukupan produksi hormon estrogen.
Ini sebabnya, orang dengan kadar lemak sangat rendah cenderung jarang atau tidak menstruasi sama sekali akibat mengalami hormin yang tidak seimbang. Selain itu, kekurangan lemak juga bisa membuat anak perempuan mengalami keterlambatan pertumbuhan payudara dan menstruasi pertamanya.
(Nisa Mutia Sari/Septika Shidqiyyah)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432608/original/039355600_1764817183-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T072013.095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5300825/original/063294400_1753929347-20250721_132106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1709747/original/009350600_1505364609-090182400_1505106099-027663400_1496981791-Diet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5202776/original/025851200_1745908270-rendah_kalori.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487341/original/005435400_1769662412-pintar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5430907/original/000351900_1764678820-makanan_mpasi_bayi_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7684314/original/077404700_1780480430-Konselor_Pemberi_Makan_Bayi_dan_Anak__PMBA___Dr._Ian_Suryadi_Suteja__M.Med.Sc.__Sp.A.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161469/original/044781900_1741846880-1741840921641_penyebab-obesitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6099840/original/009985200_1778985955-MINHOSHINEE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492410/original/035837300_1770173361-Gemini_Generated_Image_3vu5uh3vu5uh3vu5.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325548/original/012241500_1756004541-jcomp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504050/original/021940800_1771221665-Gemini_Generated_Image_736sj6736sj6736s.png)