Tapi, pada 2008 tim Catalan tersebut memutuskan kembali memboyong pemain Arsenal yang tak berlabel bintang, yaitu gelandang Belarusia, Alexander Hleb.Â
Meskipun Hleb cukup sering diturunkan Arsenal selama tiga musim di sana dan relatif populer di kalangan fans, namun alasan Barcelona merekrutnya masih mengundang tanya.Â
Dia jelas bukan pemain kunci bagi Arsenal, alias tak sepenting seperti Robin Van Persie, Emmanuel Adebayor, Tomas Rosicky, maupun Cesc Fabregas.Â
Hasilnya, dia hanya mencatatkan 19 kali tampil sebagai starter untuk Barcelona saat musim treble winners 2008-2009. Hleb juga gagal menyumbangkan gol.Â
Setelah itu, dia berulang kali dipinjamkan, mulai ke Stuttgart, Birmingham City, dan Wolfsburg. Dia akhirnya pindah permanen ke klub Rusia, Krylia Sovetov Samara, ketika kontraknya di Barcelona dibatalkan.Â
Â
3. Dmytro Chygrynskiy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2711642/original/010123100_1548295522-000_DV572496.jpg)
Saat perburuan bek tengah pada musim panas 2009, Barcelona memutuskan merekrut pemain Ukraina, Dmytro Chygrynskiy. Sosok tersebut masuk radar Barcelona karena klub yang dibelanya, Shakhtar Donestsk, menjadi lawan Barca pada fase grup Liga Champions 2008-2009.Â
Setelah membantu Shakhtar secara mengejutkan menjuarai Piala UEFA pada tahun yang sama, Chygrynskiy pindah ke Camp Nou. Dia menjadi pemain pertama asal Ukraina yang merumput di Barcelona.
Meskipun dikenal sebagai bek yang punya kemampuan duel udara yang hebat, Chygrynskiy sulit menembus skuat utama. Sebenarnya itu bukan hal aneh karena Barcelona sebelumnya sudah punya Carles Puyol dan Gerard Pique di pos bek tengah.Â
Dia hanya membukukan 14 penampilan untuk Barcelona. Pep Guardiola sempat dikabarkan ingin mempertahankannya dengan alasan yang tak diketahui. Namun, dia akhirnya kembali ke Shakhtar pada akhir musim dengan gaji yang lebih rendah. Shakhtar jelas mendulang untung, sedangkan Barcelona buntung.Â
Â
4. Alex Song
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2711645/original/093714100_1548295598-000_Par7324416.jpg)
Alex Song bisa dibilang bukan pemain idaman Barcelona. Ketika mencari pemain yang bisa berperan sebagai gelandang sekaligus bek pada musim panas 2012, El Barca awalnya melirik Javi Martinez.Â
Namun, ketika tak mau membayar klausul pelepasannya, Barcelona berpaling ke pemain yang dinilai punya kualitas setara Javi Martuinez. Pemain yang dimaksud adalah penggawa Arsenal, Alex Song.Â
Pemain asal Kamerun itu menghabiskan tujuh musim di Arsenal, namun baru benar-benar masuk skuat utama pada musim 2008-2009. Dia menciptakan duet menakutkan bersama Cesc Fabregas dan banyak berkontribusi untuk lini serang The Gunners.Â
Pada 2011-2012, dia benar-benar menggantikan peran Fabregas. Hasilnya, Song mencatatkan 12 assist dalam 46 pertandingan. Namun, sejatinya dia tak pernah benar-benar menunjukkan kualitas istimewa untuk menjadi pemain Barcelona.Â
Tak heran, dia gagal bersinar di Barcelona. Song sulit menyesuaikan diri dengan gaya bermain Barcelona. Saat diturunkan, dia juga sulit tampil tenang.Â
Setelah hanya turun dalam 15 pertandingan pada musim keduanya di Camp Nou Song dijual ke West Ham United. Di sana dia jelas lebih cocok.Â
Â
5. Keirrison
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/837553/original/074963400_1427391208-xkerrison-1422620260.jpg.pagespeed.ic.bT2sq3NEs-HLi3FEqcZZ.jpg)
Meskipun Rustu, Hleb, Chygrynskiy, dan jelas tak cocok dengan gaya permainan Barcelona dan kesulitan selama di Camp Nou, setidaknya mereka diturunkan beberapa kali. Hal yang sama tak bisa dikatakan untuk striker Brasil, Keirrison. Mungkin dia merupakan pembelian teraneh dalam sejarah Barcelona.
Saat remaja dia bermain untuk klub Brasil, Coritiba. Dia benar-benar menunjukkan kualitasnya, dengan mencetak 33 gol sepanjang dua musim. Â
Pengamat sepak bola Amerika Selatan, Tim Vickery, mengatakan saat itu Keirrison belum siap bertualang ke Eropa. Namun, semua pihak terkejut ketika Barcelona memboyongnya hanya untuk enam bulan, tak lama setelah dia pindah ke Palmeiras.Â
Pada musim panas 2009, Barca mengumumkan membeli Keirrison. Namun, karena minimnya pengalaman, sang pemain lebih dulu dipinjamkan ke tim lain. Harapannya, dia bisa menimba pengalaman terlebih dahulu.Â
Namun, masa peminjaman ke Benfica berjalan buruk. Dia hanya mencatat tujuh penampilan dan gagal mencetak gol. Dia kemudian dipinjamkan lagi ke Fiorentina dan lagi-lagi berjalan buruk. Sang pemain kemudian kembali ke Brasil. Artinya dia pergi dari Barcelona dengan status bebas transfer pada 2014. Dia belum pernah sekali pun bermain untuk El Barca.Â
Â
6. Zlatan Ibrahimovic
Kualitas Zlatan Ibrahimovic sebagai pemain kelas dunia memang tak perlu diragukan. Tapi, keputusan Barcelona memboyongnya pada 2009 dari Inter Milan tetap mengejutkan. Zlatan dianggap tak cocok dengan gaya bermain Barca di bawah asuhan Pep Guardiola.Â
Kesepakatan itu semakin terlihat aneh karena Barcelona rela menambahkan Samuel Eto'o untuk pembelian Ibra dari Inter Milan.Â
Di saat Eto'o meraih treble di Inter Milan pada era Jose Mourinho di musim 2009-2010, Ibrahimovic tak pernah benar-benar cocok bermain untuk Barcelona. Lebih buruk lagi, Ibra berseteru dengan Guardola.Â
Ibra kemudian dilepas ke AC Milan setahun berselang.Â
Â
7. Paulinho
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2046604/original/041776100_1522574731-20180401AP_Sevilla_vs_Barcelona_06.jpg)
Paulinho bisa dibilang lebih cocok masuk kategori rekrutan yang mengejutkan, daripada buruk. Dia dianggap tampil buruk selama dua musim di Tottenham Hotspur, sehingga sulit diterima akal sehat ketika dikabarkan Barcelona harus merogoh kocek senilai 40 juta euro untuk memboyong pemain Brasil itu dari Guangzhou Evergrande.
Meski demikian, Paulinho tampil solid selama semusim di Barcelona. Dia membukukan 34 penampulan, termasuk ikut membantu Barcelona merengkuh gelar La Liga dan Copa del Rey. Dia kemudian kembali ke Guangzhou Evergrande.Â
Â
8. Arturo Vidal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2399858/original/084258200_1541325548-000_1AJ9O1.jpg)
Sama seperti Ibrahimovic, tak ada yang mempertanyakan talenta atau pencapaian Arturo Vidal. Namun, dia terus diragukan apakah bisa beradaptasi dengan gaya bermain Barcelona.Â
Mantan pemain Juventus dan Bayern Munchen tersebut membuktikan berguna bagi Barcelona. Pada musim lalu, dia membantu Barcelona meraih gelar La Liga musim lalu.Â
Namun, pada musim ini dia baru dimainkan enam kali. Pemain berusia 32 tahun itu dikabarkan diminati Inter Milan pada bursa transfer Januari.Â
Â
9. Kevin-Prince Boateng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2709898/original/087629400_1548133119-Dxd4I3XWkAUphJ8.jpg)
Kevin-Prince Boateng dikenal sebaga pemain nomaden alias gemar berpindah pindah klub. Dia pernah merumput bersama Tottenham Hotspur, Borussia Dortmund, AC Milan, dan Schalke.Â
Namun, sulit membayangkan Barcelona akan menghubunginya pada Januari 2019. Namun, saat itu alasan Barcelona cukup masuk akal. Pelatih Ernesto Valverde sedang mencari pemain pelapis Luis Suarez dan Boateng berpengalaman bermain sebagai penyerang tengah di La Liga bersama Las Palmas.
Dia gabung Barcelona dengan status pinjaman dari Sasuolo. Boateng hanya tampil empat kali untuk Barcelona dan dan sekarang menikmati memperkuat Beksitas.Â
Sumber: Sportkeeda dan Fox SportÂ
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3056168/original/076339500_1582195866-mini_Fitxatges_Braithwaite_3200x2000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467515/original/051336400_1767917813-AP26008760592480.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3105801/original/037750500_1587198836-000_PAR2004032438933.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1308374/original/075005200_1470371676-barcelona.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298510/original/012268100_1469518011-zlatan-ibra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3105801/original/037750500_1587198836-000_PAR2004032438933.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110955/original/087700100_1783047143-sp2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3579997/original/050048200_1632305855-000_ML7XC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4995248/original/031532500_1730989139-000_36GQ8M9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618866/original/035352900_1782607831-063_2283624619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161016/original/073735200_1741845869-AP25071819977209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5174312/original/060668000_1742914645-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4226497/original/052600800_1668477580-000_32K99VB.jpg)