5 Hal Unik di Formula E yang Sulit Ditemukan di F1

Memasuki musim keenam, ajang Formula E mulai sukses mencuri perhatian pecinta motorsport. Apa saja keunikan balap mobil listrik ini?

Diterbitkan 17 Februari 2020, 06:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lima pembalap dengan suara terbanyak, bakal mendapat ekstra kekuatan mobil yang bisa digunakan saat lomba berlangsung. Menarik bukan.

Attack Mode

Selain fanboost, Formula E juga memiliki sistem Attack Mode yang memungkinkan pembalap dibolehkan menggunakan tenaga ekstra pada mobil untuk tampil lebih cepat.

Terhitung mulai musim 2019-20, level Attack Mode yang didapat semua pembalap bahkan ditambah 10 kW, dari 225 kW ke 235 kW.

Hanya saja mulai musim ini juga, pembalap dilarang menggunakan Attack Mode dalam kondisi bendera kuning berkibar atau Safety Car berada di lintasan.

Format Lomba

Jika lomba di ajang F1 sudah mematok jumlah lap setiap putarannya, Formula E menganut sistem lomba berlangsung selama 45 menit plus satu lap.

Hal menarik lainnya adalah tidak ada pergantian ban pada balapan Formula E. Kecuali ban mengalami kerusakan, pembalap tidak boleh mengganti ban saat pit stop.

Pasalnya kompon ban ajang Formula E memang sudah dibuat agar bisa mengaspal di trek kering maupun basah.

Disadur dari Bola.com (Hendry Wibawa,published 16/2/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Hendry Wibowo, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan