AC Milan Terpuruk, Berikut 5 Penyebab Utamanya

Terbaru, AC Milan menjadi bulan-bulanan tuan rumah Atalanta pada lanjutan Serie A pekan ke-17, Minggu (22/12/2019).

Diterbitkan 24 Desember 2019, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Milan - AC Milan merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Maklum, mereka punya banyak gelar bergengsi termasuk tujuh kali juara Liga Champions.

Raihan tersebut menjadi yang terbanyak kedua setelah Real Madrid yang sudah mendapatkan 13 trofi. Selain itu, Rossoneri sukses merengkuh 18 gelar Serie A.

Namun, sederet prestasi tersebut kini tampaknya hanya tinggal cerita. Performa AC Milan dalam beberapa musim terakhir bisa dibilang jauh dari memuaskan. Rossoneri seperti kesulitan mencari konsistensi permainan.

Terbaru, AC Milan menjadi bulan-bulanan tuan rumah Atalanta pada lanjutan Serie A pekan ke-17, Minggu (22/12/2019). Bermain di Atleti Azzurri d'Italia, Rossoneri harus mengakui keunggulan Atalanta dengan skor telak 0-5.

Kekalahan dari Atalanta membuat Il Diavolo Rosso kembali mengulangi catatan buruk 21 tahun silam. AC Milan kali terakhir kalah dengan skor mencolok 0-5 di Seria A pada 3 Mei 1998.

Hasil tersebut membuat AC Milan kini berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan 21 poin. Posisi yang sangat buruk untuk klub yang pernah meraih banyak trofi bergengsi.

Lantas, apa yang membuat performa Rossoneri menurun? Berikut Bola.com merangkum dari Ronaldo.com, lima penyebab yang membuat AC Milan terpuruk dalam beberapa musim.

1. Kehilangan Sosok Silvio Berlusconi

Silvio Berlusconi sukses membawa AC Milan berjaya di ajang domestik dan Eropa. Rossoneri mampu berjaya selama kurang lebih dua dekade.

Namun, Berlusconi harus melepas kepemilikannya kepada pria asal China, Yonghong Li, dengan harga 720 juta euro (Rp 11,1 triliun) plus utang senilai 220 juta euro (Rp3,41 triliun). Akan tetapi datangnya pemiliki baru tampaknya tidak langsung menyelesaikan masalah.

Performa Il Diavolo Rosso justru perlahan meredup dan jauh dari saat AC Milan meraih kesuksesan pada masa Silvio Berlusconi. Kini saat Rossoneri terpuruk, Berlusconi tidak lagi menjadi bagian klub yang bermarkas di San Siro itu.

2. Klub Dijual kepada Investor Luar

Setelah bertahun-tahun mengambil kendali AC Milan, Silvio Berlusconi akhirnya memutuskan melepasnya ke penawar tertinggi. Adapun perusahaan yang berhasil mengambil alih ialah Elliot Management Corporation.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Elliot merupakan perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat. Rossoneri tentunya ingin bangkit dengan dengan mendapatkan investror Amerika. Namun, hingga kini tanda-tanda kebangkitan AC Milan justru tidak terlihat. Di sisi lain, beberapa klub di Seria A masih dimiliki perusahaan atau pemilik lokal.

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, Adyaksa Vidi, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan