Anda Penderita Usus Buntu? Jangan Konsumsi 5 Makanan dan Minuman Ini

Penyakit usus buntu masih salah satu masalah kesehatan yang menjadi momok di masyarakat.

Diperbarui 19 November 2021, 21:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyakit usus buntu masih salah satu masalah kesehatan yang menjadi momok di masyarakat. Penyakit usus buntu sendiri adalah peradangan yang terjadi pada usus buntu atau apendiks.

Usus buntu sendiri adalah organ berbentuk kantong kecil dan tipis yang terhubung oleh usus besar. Ketika menderita radang usus buntu, penderita dapat merasa nyeri di perut kanan bagian bawah.

Apabila dibiarkan akan mengakibatkan infeksi menjadi serius dan menyebabkan usus buntu pecah sehingga menimbulkan keluhan berupa rasa nyeri hebat hingga membahayakan nyawa.

Penyebab penyakit usus buntu diakibatkan oleh sumbatan pada usus buntu, baik sebagian atau total. Sumbatan bisa terbentuk oleh apa saja. Sumbatan yang terjadi menyeluruh merupakan kondisi darurat dan perlu segera ditangani dengan tindakan operasi.

Kendati demikian, tetap ada makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita usus buntu. Ada beberapa pantangan makanan dan minuman untuk penderita usus buntu yang tidak boleh dilanggar.

Berikut lima pantangan makanan dan minuman yang perlu dihindari penderita usus buntusetelah operasi yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber.

 

1. Makanan Pedas

Cita rasa pedas pada makanan dikenal mampu meningkatkan keinginan untuk makan lebih lahap. Beberapa orang merasa tanpa cabai atau tanpa rasa pedas pada makanan akan membuat rasanya menjadi hambar atau tidak menggugah selera.

Namun, makanan pedas perlu dihindari dulu untuk sementara waktu guna memberikan kesempatan usus dalam memulihkan kondisinya. Pasalnya makanan yang mengandung cabai dan lada akan membuat asam lambung naik, sehingga perut bagian atas menjadi tidak nyaman.

Salah satu rasa yang kerap muncul adalah mual. Apabila sudah mual, muntah pun tidak bisa tertahankan. Padahal, kontraksi yang ditimbulkan saat muntah dapat memicu komplikasi lain pasca usus buntu.

2. Makanan Tinggi Lemak dan Gas

Selama masa pemulihan atau sekitar 7-10 hari pertama, penderita usus buntu tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak. Hal ini dikarenakan makanan tersebut justru akan menyebabkan tersisanya lemak atau lemak menempel di bagian usus yang baru saja di operasi.

Makanan tinggi lemak juga akan berisiko memicu diare. Begitu juga makanan mengandung banyak gas; selada, brokoli, dan kacang-kacangan dapat membuat perut menjadi kembung.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dua jenis makanan tersebut perlu dihindari agar diare dan perut kembung tidak terjadi pada kamu. Hindari kedua jenis makanan tersebut jika kamu baru saja melakukan operasi.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan