ONE Championship: Analisa Partai Utama Immortal Triumph di Vietnam

Partai-partai Muaythai ONE Championship di ajang bertajuk ONE: mmortal Triumph di Vietnam menjadi perhatian khusus.

Diterbitkan 05 September 2019, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Bantamweight Muay Thai

Saemapetch Fairtex (Thailand) VS Adam Noi (Perancis/Aljazair)

Rudy beralih memprediksi keunggulan atlet Perancis di laga ini.

"Saemapetch adalah seorang petarung southpaw, sudah pernah menang lawan Ongjen Topic dan Alaverdi; para petarung bagus. Meski menang angka, tapi ia seorang nakmuaysejati; tendangannya keras berbahaya, dan pressure-nya ke lawan pun baik," ulas “The Golden Boy”.

"Adam Noi juga merupakan petarung bagus yang sedang naik daun, di mana elbow-nya berbahaya, dipadu gaya main orthodox dan low kick dan knee yang juga bagus,” papar atlet yang tampil pada pergelaran ONE: Eternal Glory lalu di Jakarta.

"Yang paling menonjol adalah pertemuan kekuatan keduanya, orthodox vs southpaw, dan menjadikan pertarungan mereka sangat menarik juga selain laga Nong-O. Tampaknya akan ada yang menang angka, karena Saemapetch juga tidak mudah menyerah," ungkapnya lagi.

Sementara itu, 'Thathie' justru menjagokan atlet Thailand dalam pertandingan ini.

"Saya prediksi Saempetch Fairtex yang akan keluar sebagai pemenang, di Ronde ke-3 menit ke-2; karena menurut saya kubu Fairtex memang mempunyai petarung-petarung yang sangat berkualitas," ujar petarung yang bernaung di Siam Training Camp ini.

3. Flyweight Muaythai

Nguyen “No.1” Tran Duy Nhat (Vietnam) VS Azwan “N41 Makik Urai” Che Wil (Malaysia)

Kali ini, “The Golden Boy” menyampaikan analisis untuk keunggulan atlet tuan rumah. "Nguyen dan Azwan sama-sama memiliki gaya bertanding orthodox, tapi yang saya lihat Nguyen lebih tenang dalam bertahan dan counterdibanding Azwan," ujar Rudy.

"Atlet Malaysia ini memang lebih explosive, dimana Nguyen lebih konsisten dan tenang. Untuk postur tubuh pun Nguyen lebih ‘berisi’ dan sedikit lbih tinggi. Saya jagokan Nguyen karena ketenangan dan counter-nya yang berbahaya; menang KO, tapi tidak di ronde 1," papar atlet yang merintis bisnis coffee shop bernama Hey Koffie ini.

Senada dengan Rudy, Priscilla pun berpihak pada atlet tuan rumah. "Saya prediksi Nguyen Tran Duy Nhat yang akan menjadi pemenangnya, menang di ronde ke-3; karena menurut saya Nguyen mempunyai poweryang cukup bagus untuk unggul," ungkap atlet yang pernah meraih medali perunggu di Kejuaraan Wushu Dunia ini.

4. Women Atomweight Muaythai

Bi “Killer Bee” Nguyen (Vietnam / USA) VS Puja “The Cyclone” Tomar (India)

Lagi-lagi Rudy memberikan analisis untuk kemenangan atlet tuan rumah di laga ini. "Bi Nguyen adalah petarung yang lebih agresif dengan ‘pancingan’ dan serangan kombinasi lebih dibandingkan Puja Tomar. Tapi, Puja cenderung bermain menunggu dan menyiapkan kombinasi counterserta sering mengganti stance-nya," kata Rudy.

"Puja pernah mengalahkan Priscilla Hertati dengan counter-counteryang berbahaya dan cepat; sehingga menyulitkan 'Thathie'. Pertarungan ini akan seru dan berimbang, tapi sepertinya Bi Nguyen akan menang melalui angka," pungkas Rudy.

Sementara itu, “Thathie” memberikan ulasan singkat untuk keunggulan atlet India di laga ini. "Menurut saya. Puja Tomar yang akan menang di ronde ke-2; karena teknik striking yang dimilikinya memang sangatlah bagus," ujarnya.

“The Cyclone” menang atas “Thathie” melalui keputusan split para juri di ajang ONE: Eternal Glory pada Januari 2019 lalu.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan