4 Alasan Juventus Tidak Perlu Membeli Paul Pogba

Juventus jadi salah satu nama yang tertarik mendatangkan Paul Pogba dari Manchester United.

Diterbitkan 27 Juni 2019, 09:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Uang sebesar itu sayang jika dikeluarkan Juventus. Klub tersebut sedang melakukan peremajaan skuat.

Sebagai permulaan, Juventus berniat melakukan penyegaran di lini belakang dengan mendatangkan Matthijs de Ligt seharga 62 juta pounds. Berasumsi Juventus bakal mengeluarkan uang sebesar mahar Pogba, mereka bisa dapat banyak pemain.

Tak Cocok dengan Sarriball

Maurizio Sarri jadi pelatih baru Juventus menggantikan Massimiliano Allegri.

Pria berusia 60 tahun ini memiliki reputasi sebagai pelatih yang mengedepankan keindahan. Ia tipikal mentor yang menerapkan metode-metodenya dengan amat cermat. Strategi Sarriball ala sang nakhoda tak mudah untuk dimainkan.

Pogba yang doyan bermain dengan bola diyakini tidak cocok dengan permainan Sarriball yang mengedepankan pergerakan cepat dan efektif. Maurizio Sarri tidak suka seorang pemain terlalu lama menahan bola.  Pogba bakal jadi hambatan di Juventus.

Bermasalah di Luar Lapangan

Setiap pembelian pemain dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Ketika transfer dilakukan dalam sepak bola, sebagian besar karena salah satu dari dua alasan ini: baik untuk memperkuat tim utama atau sebagai cadangan yang efektif.

Sayang rasanya Paul Pogba, pemain dengan profil tinggi untuk datangkan Juventus sebagai cadangan.

Juventus yang haus gelar Liga Champions amat pragmatis membangun skuat mereka. Pemain-pemain yang didatangkan mendukung target tersebut.

Pertanyaannya bisakah Pogba dipercaya sebagai orang yang membawa mereka sampai ke kejayaan Eropa?

Faktanya di Manchester United, Pogba gagal total. Masalah lain, Pogba ibarat bom waktu. Perilakunya di luar lapangan bisa memengaruhi ketenangan tim. Siapkah Juventus dengan segala konsekuensi itu?

 

Sumber: Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan