Kisruh Kepengurusan, Pengprov Federasi Triathlon Indonesia Tuntut Munas

Kepengurusan di PP Federasi Triathlon Indonesia sedang dalam sorotan karena tidak segera menggelar Munas, meski kepengurusan sudah selesai April lalu.

Diterbitkan 12 Juni 2019, 22:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menanggapi hal-hal tersebut, Ripto menegaskan, pihak pendukung Munaslub 2018 menyatakan kekecewaan terhadap kinerja organisasi Pengurus Pusat serta mendesak KONI Pusat untuk segera mengambil langkah-langkah strategis guna perbaikan kinerja organisasi.

"Karena ini sangat berpengaruh terhadap pembinaan athlet triathlon. Bukti yang sudah kami terima adalah tidak diikutsertakannya Cabang Olahraga Triathlon di event SEA Games mendatang," ujarnya.

"Hal tersebut bukan tanpa pertimbangan, kami sudah melakukan komunikasi dengan para Pengprov, bahwa alasan pertama yang disampaikan tentang situasi politik sangat kami sayangkan, karena FTI tidak terkait dengan hiruk pikuk perpolitikan dan tidak saling mempengaruhi tentang dinamika politik di tanah air," ucapnya.

"Alasan kedua tentang kondisi obyektif kepengurusan membuktikan bahwa kondisi organisasi itu mengalami krisis kepercayaan, maka usulan perpanjangan menjadi sangat tidak relevan. Di samping kinerja organisasi PP selama ini tidak berjalan optimal sesuai dengan etika organisasi secara benar."

Menolak Permohonan PP FTI

Oleh karena itu, Ripto melanjutkan, pihaknya mendesak kepada KONI untuk menolak permohonan Mark Sungkar tersebut dan segera mengambl langkah efektif untuk melaksanakan Munas sesuai ketentuan.

"Kami dari pengprov tetap akan melakukan upaya-upaya baik komunikasi maupun administratif secara sinergis guna perbaikan kinerja organisasi sehingga ke depan pembinaan dan pengembangan triathlon di Indonesia lebih baik,"ujarnya

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan