AC Milan Alami Kerugian 400 Juta Euro dalam 5 Tahun

AC Milan saat ini harus berurusan dengan regulasi Financial Fair Play, karena keuangan yang tidak stabil di mana pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan.

Diterbitkan 11 Juni 2019, 10:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Kerugian AC Milan terbilang cukup masif. Salah satu media Italia mengetahui bahwa peraih tujuh gelar Liga Champions tersebut sudah mencatatkan kerugian lebih dari 400 juta euro dalam kurun waktu lima tahun saja.

Klub berjuluk I Rossoneri itu sedang bolak-balik berurusan dengan regulasi Financial Fair Play. Keuangan yang tidak stabil, di mana pengeluaran tidak sebanding dengan pemasukan, membuatnya terancam gagal tampil di Liga Europa musim 2018/2019.

Mereka coba berbenah. Pada musim panas 2018 kemarin, dipimpin oleh Leonardo, AC Milan berupaya menekan pengeluarannya dengan melakukan pinjaman untuk beberapa sosok Gonzalo Higuain dan Tiemoue Bakayoko.

Sayang, performa yang tak kunjung membaik membuat Milan harus mengeluarkan uang lebih banyak pada bursa transfer Januari lalu. Sekitar 70 juta euro mereka keluarkan untuk memboyong Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta.

Pembelian itu terbilang cukup sukses. AC Milan sempat bertengger lama di peringkat empat dan sudah siap menerima tiket ke Liga Champions musim depan. Sayang, jelang penutupan musim, performanya turun drastis hingga harus finis di posisi lima.

Lagi-lagi gagal tampil di pentas Liga Champions, kerugian yang dialami I Rossoneri pun membengkak. Laporan dari salah satu media Italia, Corriere dello Sport, menyebutkan bahwa mereka rugi sampai 100 juta euro hanya untuk satu tahun ini saja.

 

 

Seimbangkan Neraca Keuangan

Tentunya langkah menjual pemain harus segera dilakukan klub raksasa Serie A itu untuk menekan kerugian. Diyakini bahwa mereka harus mendapatkan sejumlah uang sebelum tanggal 30 Juni 2019 untuk menyeimbangkan neraca keuangannya.

Diketahui juga bahwa Milan sudah mengalami kerugian sejak tahun 2014 lalu. Pada saat itu, mereka rugi sebesar 91 juta euro. Kondisi pun kian memburuk, di mana Corriere dello Sport mencatat bahwa Rossoneri menelan kerugian 413 juta euro dalam lima tahun terakhir.

Jual Pemain

Dengan demikian, kemungkinan besar tak akan ada nama besar yang bisa didatangkan oleh Milan pada bursa transfer musim panas nanti. Bahkan, sejumlah pemain penting seperti Suso atau bahkan Piatek bisa saja dilepas demi menyeimbangkan neraca keuangannya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

FIFA Kantongi Rp 269 Triliun dari Piala Dunia 2026, Lampaui Target dan Cetak Rekor

Liputan6.com, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • Milan adalah ibukota dari negara Italia, dengan populasi keempat terbanyak di Eropa.
    Milan adalah ibukota dari negara Italia, dengan populasi keempat terbanyak di Eropa.
    Milan
  • Bola.net