5 Pelatih yang Kembali ke Klub Sama dalam Semusim

Zinedine Zidane kembali menjadi pelatih Real Madrid setelah meninggalkan posisi itu musim panas lalu.

Diterbitkan 17 Maret 2019, 09:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Giuseppe Iachini

Palermo dikenal sebagai klub yang menemukan permata seperti Edinson Cavani, Paulo Dybala dan Andrea Belotti. Namun, mereka sudah melakukan 48 pergantian manajer di abad ke-21 saja.

Palermo sudah merekrut, memecat, dan mempekerjakan kembali beberapa manajer selama delapan belas tahun terakhir. Salah satunya adalah mantan manajer Swansea City, Francesco Guidolin yang pernah bertugas di klub selama empat periode terpisah di Palermo antara 2004 dan 2008. Bahkan, Guidolin sempat bertugas dua kali secara terpisah di musim yang sama.

Nama lainnya adalah Giuseppe Iachini. Iachini menjadi manajer Palermo pada September 2013 dan secara mengejutkan, ia berhasil memimpin tim selama lebih dari dua tahun sebelum dipecat pada November 2015.

Pemilik Palermo Maurizio Zamparini kemudian menunjuk Davide Ballardini sebagai penerus Iachini tetapi setelah Ballardini dipecat pada Januari 2016, Zamparini mengangkat dan memecat tiga manajer yang berbeda pada Januari sampai Februari 2016 sebelum mengangkat kembali Iachini sebagai manajer pada 15 Februari.

Kisah itu tidak berakhir sampai di sana saja karena Iachini dipecat pada 10 Maret dan penggantinya Walter Novellino juga dipecat setelah menjalani empat pertandingan. Percaya atau tidak, manajer yang ditunjuk Zamparini berikutnya adalah Ballardini yang direkrut dan dipecat sebelumnya di musim yang sama.

Javier Calleja

Javier Calleja mengambil alih Villarreal pada September 2017 dan memimpin tim finis kelima di liga pada akhir musim 2017/18. Namun, pada Desember 2018, ia dipecat setelah menjalani start yang buruk sehingga klub berada di urutan ke-17 di klasemen liga tepat di atas zona degradasi.

Calleja digantikan oleh Luis Garcia tetapi musim Villarreal berubah menjadi lebih buruk karena hanya menang satu kali dari sembilan pertandingan di liga. Hanya lima puluh hari setelah Calleja dipecat, Villarreal memanggilnya kembali dengan klub berada di tempat ke-19.

Villarreal pada akhirnya berhasil keluar dari zona degradasi pada periode kedua Calleja di klub dan mereka juga bermain cukup bagus di Liga Europa. Mereka mengalahkan Sporting di babak 16 besar dan unggul 3-1 melawan Zenit Saint Petersburg sebelum pertandingan leg kedua di kandang.

  

Leonardo Jardim

Leonardo Jardim adalah master dalam mengembangkan para pemain muda berbakat. Dia menunjukkan itu di Sporting dan kemudian naik level di Monaco dengan memenangkan Ligue 1 dan mencapai semifinal Liga Champions pada 2016/17.

Jardim mampu membuat Monaco bersaing meski mereka harus kehilangan pemain kuncinya setiap musim. Namun, pada musim 2018/19, Moncao harus kehilangan banyak pemain kunci dan dampaknya sangat buruk.

Pada 11 Oktober, Jardim dipecat setelah timnya meraih satu kemenangan dari sebelas pertandingan di liga dan berada di urutan ke-19 di klasemen liga. Monaco menggantikan Jardim dengan mantan pemain mereka, Thierry Henry dan ini pengalaman pertama Henry menjadi manajer sehingga ia mendapat tekanan besar untuk memberikan hasil positif.

Di bawah Henry, Monaco memainkan 20 pertandingan, menang empat kali dan kalah sebelas kali. Mengingat klub masih berada di zona degradasi, Jardim diangkat kembali pada tanggal 25 Januari dan ia berhasil mengeluarkan tim dari zona degradasi dengan tiga kemenangan dan empat hasil imbang dalam tujuh pertandingannya. Saat ini, Monaco berada di urutan 17 dan enam poin di atas zona degradasi.

Zinedine Zidane

Setelah memenangkan sembilan trofi dalam dua setengah musim termasuk tiga gelar Liga Champions secara beruntun, Zinedine Zidane mengundurkan diri dari Real Madrid pada musim panas lalu.

Cristiano Ronaldo juga mengikuti Zidane dengan meninggalkan Real Madrid. Julen Lopetegui ditunjuk menggantikan Zidane tetapi setelah kalah enam kali dari 14 pertandingan, ia dipecat dan digantikan oleh Santiago Solari. Performa Real Madrid membaik di bawah Solari tetapi hasil buruk dari Februari membuat klub tersingkir dari Liga Champions, Copa del Rey dan juga tertinggal dua belas poin di belakang pimpinan klasemen Barcelona.

Setelah tersingkir dari Liga Champions, sudah jelas bahwa Solari tidak akan bertahan lebih lama dan Jose Mourinho mulai dikaitkan dengan kembali ke kursi manajerial. Namun, Real Madrid mengangkat kembali Zidane.

Zidane dikabarkan hanya setuju kembali ke klub jika diberikan kendali penuh atas kegiatan transfer klub. Ini artinya, kemungkinan akan ada beberapa transfer besar di Real Madrid pada musim panas mendatang.

 

Sumber: Bola.net

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan