5 Eks Pemain yang Pernah Beri MU Mimpi Buruk

Tinggalkan Old Trafford, para pemain ini menghantui MU.

Diterbitkan 09 Mei 2018, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Striker Inggris itu melakukannya lagi pada 7 Mei 2017. Dengan United berkonsentrasi di Liga Europa, Arsenal berhasil mengalahkan mereka di Emirates pada ajang Premier League. Setelah Granit Xhaka membuka papan skor pada menit ke-54, Welbeck menambah keunggulan The Gunners tiga menit kemudian untuk membuat Setan Merah menderita lagi.Lanjut ke Gerard Pique

Gerard Pique

Gerard Pique bisa dibilang sebagai salah satu bek tengah terbaik dalam satu dekade terakhir. Hampir setahun setelah meninggalkan United, ia kemudian menjadi pemain reguler di tim asuhan Josep Guardiola. Pada final Liga Champions 2009, Pique memainkan peran penting dalam meredam para penyerang United.

Kontribusi pertamanya yang paling penting terjadi tiga menit setelah pertandingan dimulai. Setelah Victor Valdez menangkis bola dari tendangan bebas Ronaldo, Pique membuat blok penting untuk menggagalkan Park Ji-Sung mencetak gol dari rebound.

Pada akhirnya, United hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan sehingga membuktikan bahwa pertahanan tim Spanyol tersebut sangat solid. Barcelona menutup pertandingan dengan skor 2-0 dan Pique mengangkat trofi Liga Champions secara beruntun.

Di final 2011, Pique memainkan peran yang sama sehingga Barcelona memiliki penguasaan bola sebanyak 68 persen dan United hanya bisa membuat satu tembakan terpat sasaran dari empat percobaan ke gawang.

Carlos Tevez

Pemain asal Argentina itu sudah tidak asing mencetak gol melawan Manchester United. Bahkan, ia mencetak gol penting saat West Ham menang 1-0 sehingga mereka tidak turun kasta pada 2007. Setelah meninggalkan Old Trafford pada tahun 2009, Tevez menjadi andalan lini depan Manchester City.

Pada Januari 2010, ia menuntun City meraih comeback atas tetangga mereka dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala Liga. Dua golnya membuat City mengunci kemenangan 2-1.

Pada pertandingan tersebut, Tevez tidak diterima dengan baik oleh pendukung United. Dia tetap tidak terpengaruh dan berhasil mengkonversi penalti sebelum turun minum. Pada menit ke-65, Tevez kembali mencetak gol untuk membuat pendukung tuan rumah bersedih.

Dia mencetak total 73 gol untuk City dalam 148 penampilan. Ini merupakan statistik yang cukup bagus setelah sebelumnya hanya mencetak 34 gol dalam 99 penampilan untuk Setan Merah.

Cristiano Ronaldo

Setelah meraih lebih dari 10 gelar dengan United, Ronaldo kemudian menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Real Madrid. Meski mengalami awal yang sulit di Old Trafford, ia bisa berkembang dengan pesat dan menjadi pemain termahal dunia saat ke Spanyol.

Pada tanggal 5 Maret 2013, United menjamu Madrid di Old Trafford untuk menjalani pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions. Pada leg pertama dimainkan di Bernabeu, kedua tim bermain imbang 1-1. Kembalinya Ronaldo tentu saja disambut gembira oleh publik tuan rumah.

Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo menjadi pemain utama di lini serang Madrid. Dia melepaskan 11 tembakan mengarah ke gawang David De Gea dengan lima yang tepat sasaran. Angka ini hampir empat kali lebih banyak dari pemain Madrid lainnya.

Pemain Portugal itu pada akhirnya mencetak gol kemenangan dalam pertandingan tersebut dan skor 2-1 membuat mantan timnya tersingkir dari kompetisi.

 

Sumber: Bola.net

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • MU
  • Bola.net