Kisah Sukses Barcelona dan Penantian Panjang Valverde

Setelah melanglang buana bersama beberapa tim, Valverde akhirnya menjuarai La Liga bersama Barcelona.

Diterbitkan 04 Mei 2018, 19:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Didukung pemain-pemain seperti Andres Iniesta, Ivan Rakitic, Jordi Alba, Gerard Pique, Sergio Busquets, Samuel Umtiti hingga Philippe Coutinho, Barcelona tak terhentikan.

Pertahanan kuat hasil kerja keras seluruh tim pun dipersolid dengan kinerja Marc-Andre Ter Stegen yang kerap melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial sebagai benteng terakhir Barcelona.

Tangan dingin Valverde telah membentuk Barcelona jadi sebuah tim yang tangguh. Kemenangan demi kemenangan, terutama atas para pesaing terdekatnya, sanggup mereka amankan.

Real Madrid mereka kalahkan 3-0 di Santiago Bernabeu. Atletico Madrid dan Valencia mereka jinakkan di Camp Nou. Barcelona memang pantas jadi kampiun.

Butuh 34 pertandingan dari 38 bagi Barcelona untuk mengunci gelar juara. Dalam 34 pertandingan itu, Barcelona belum tersentuh kekalahan dengan statistik 26 menang dan 8 seri, lalu mencetak 87 gol dan hanya kebobolan 21.

Produktivitas gol Barcelona tak tertandingi. Area bertahan juga setali tiga uang dengan prolifik lini depan. Barcelona cuma kalah solid dari Atletico Madrid yang baru kebobolan 18 gol. Artinya, tak ada yang sanggup menandingi Barcelona di La Liga musim ini.

Bersua para pesaing

Juara bertahan Real Madrid, yang menggasak Barcelona di turnamen pembukan musim Piala Super Spanyol, bisa dibilang sudah menyerah di tengah jalan gara-gara start buruk dan inkonsistensi mereka.

Valencia mengawali dengan baik dan mampu bersaing ketat, tapi akhirnya kehabisan tenaga. Setelah Valencia tercecer, pesaing terdekat adalah Atletico Madrid, tapi anak-anak asuh Diego Simeone tak benar-benar jadi ancaman serius bagi Barcelona.

Pada satu titik, Atletico Madrid sempat memangkas jarak jadi hanya lima angka. Hal tersebut tak lepas dari penurunan performa Barcelona, yang kehilangan poin melawan tim-tim lemah seperti Espanyol, Getafe and Las Palmas.

Namun kecemasan itu musnah dengan kemenangan 1-0 atas Atletico Madriddi Camp Nou. Sejak itu, dengan konsistensi yang ditunjukkan starting XI terkuatnya, Barcelona terus melangkah pasti menuju tangga juara.

 

Menuju rekor

Barcelona kini berpeluang menutup musim dengan menjadi juara tanpa terkalahkan. Untuk meraih status invincible champions itu, Barcelona harus melalui empat tantangan tersisa.

Empat partai tersebut adalah kontra Real Madrid (7/5/2018), Villarreal (10/5/2018), Levante (14/5/2018) dan Real Sociedad (20/5/2018). Akhir pekan ini, Barceona melawan Real Madrid di Camp Nou.

Inilah tantangan terberat Barcelona. Real Madrid, yang baru saja memastikan diri lolos ke final Liga Champions dan semakin dekat dengan hat-trick gelarnya, tentu takkan rela melihat sang rival abadi mewujudkan ambisi mereka.

Sumber: Bola.net

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Nurfahmi Budi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan