Selain Wasit Cantik Asal Medan, 3 Wanita Ini Pilih Jadi Pengadil Sepak Bola

Bagi Deliana, menjadi seorang wasit punya tantangan sendiri, terlebih untuk dirinya yang seorang wanita.

Diterbitkan 08 April 2018, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
x 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 658px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/pAAysOxnUO/" data-instgrm-version="8">

Eu já garanti o meu!!! E vocês??? Junte se a nós, Seja um Golden Boys.... @goldenboysoficial

A post shared by Maira Americano (@malabes) on

Maira Americano Labes merupakan wanita cantik dan memiliki tubuh seksi. Dia memilih menjadi hakim garis yang bertugas di divisi III Liga Brazil.

p>Pada 2014, Maira pernah mengusir pelatih Juventus SC, Celso Teixera saat melawan Santa Catarina. Maira mengusir Teixera pada menit ke-61 karena protes kerasnya dari pinggir lapangan.

Keseksian Maira ini membuat Teixera melakukan pelecehan. Kala itu Teixera ingin meninggalkan lapangan sambil menyebut Maira sebagai wanita seksi.

Elena Tambini

 

La stagione è finita. Vi saluto così, con un ricordo che fa parte del mio passato, ma che, per quello che mi ha lasciato, sarà anche sempre un pezzetto del mio presente. #referee #calcio #soccerlife #sport #running #ricordidiviaggio

A post shared by Elena Tambini (@elytamb) on

Elena Tambini adalah salah satu contoh model yang beralih profesi menjadi wasit sepak bola. Saat ini, ia menjadi wasit di liga kecil di Italia secara full time. Namanya menjadi semakin dikenal setelah menjadi wasit.

Model berusia 25 tahun tersebut direncanakan untuk promosi sebagai wasit Serie A. Setelah sebelumnya bertugas di beberapa pertandingan kompetisi bawah Italia.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan