5 Sosok Paling Berpengaruh dalam Sejarah Liverpool

Liverpool pernah menikmati periode kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Diterbitkan 25 Februari 2018, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sosok yang kini berusia 64 tahun itu bergabung dengan Liverpool pada 1978 dan pada musim berikutnya, membantu klub memenangkan 5 gelar Divisi Pertama, 3 Piala Liga dan yang terpenting, 3 Piala Eropa. Souness kemudian mengelola klub pada tahun 1991, namun setelah tiga tahun yang berakhir pada tahun 1994 tidak begitu berbuah saat Liverpool hanya memenangkan 1 Piala FA pada periode tersebut.

Ian Rush

Sosok legendaris ini dianggap salah satu striker terbesar dalam permainan Inggris. Selama dua periode terpisah di Liverpool, Ian Rush bermain untuk klub selama 16 tahun.

Rush bergabung dengan The Reds pada 1980 dan selama enam tahun ke depan, mencetak gol untuk klub tersebut sesuka hati. Dengan hanya 182 penampilan di semua kompetisi, ia mencetak 109 gol dan membantu klub memenangkan 4 gelar liga, 1 Piala FA, 3 gelar juara liga dan 1 Piala Eropa.

Setelah bermain di Juventus, ia kembali ke Liverpool dengan status pinjaman pada tahun 1986 dan mencetak 30 gol dalam 42 pertandingan. Pada 1988, Rush kembali ke Liverpool secara permanen dan selama 8 musim berikutnya, mencetak 90 gol dalam 245 penampilan.

Dalam periode keduanya, dia sukses memenangkan liga sekali lagi. Jelas, tidak ada striker yang memiliki pengaruh pada kesuksesan klub seperti Rush dan menurut jajak pendapat penggemar Liverpool, dia berada di urutan ke-3 (dari 100) dalam tajuk 'Pemain yang mengguncang Kop '.

Steven Gerrard

Karier Gerard boleh dibilang merupakan impian setiap anak. Steven Gerrard dibesarkan di Merseyside dan saat berusia 9 tahun, ia bergabung dengan Akademi Liverpool. Dia menandatangani kontrak seniornya dengan klub saat baru berusia 17 tahun dan tampil pertama kali setahun kemudian.

Selama 17 tahun, dari 1998 sampai 2015, gelandang tersebut menjadi ikon klub. Apa yang membuatnya begitu berpengaruh di Liverpool bukan hanya gol vital, tapi juga kenyataan bahwa ia hanya memperkuat The Reds untuk keseluruhan kariernya.

Dia mencetak 120 gol dalam 504 penampilan untuk klub dan banyak di antaranya adalah gol terkenal. Misalnya, sundulan yang memicu kembalinya Liverpool secara dramatis dari posisi 0-3 di final Liga Champions pada 2005 melawan AC Milan.

Meskipun gelar liga tak mampu diraihnya, dia memenangkan 2 gelar Piala FA, satu gelar Liga Champions, tiga Piala Liga dan satu gelar Piala UEFA. Saat ini, dia adalah pelatih tim muda Liverpool dan pengaruhnya di klub bisa saja terlihat dalam beberapa dekade lagi.

Kenny Dalglish

Sosok yang dikenal hanya sebagai 'King Kenny' di antara penggemar Liverpool ini tanpa sedikit pun diragukan menjadi pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub. Kenny Dalglish bergabung dengan Liverpool pada 1977 usai tampil istimewa di klub Skotlandia, Celtic.

Selama 13 tahun berikutnya, ia menjadi salah satu pemain paling istimewa dalam sejarah klub tersebut. Eksploitasi gol-gol Dalglish telah menjadi legenda dan menurut banyak bek era ini, dia adalah striker paling ganas.

Dia mencetak 118 gol dalam 355 penampilan untuk klub. Daglish membantu klub memenangkan enam gelar liga, tiga Piala Eropa, empat gelar Piala Liga, dua Piala FA dan sebuah Piala Super UEFA.

Pada 1985, Daglish dipercaya sebagai pemain-manajer di Liverpool dan cukup sukses. Dia mengundurkan diri dari pekerjaan pada 1991 dan sukses meraih tiga kemenangan liga lagi serta dua kemenangan Piala FA untuk klub tersebut.

Menyusul bencana Hillsborough yang tragis pada tahun 1989 di mana 96 penggemar Liverpool meninggal, Dalglish secara pribadi menghadiri sebagian besar pemakaman dan menunjukkan rasa hormatnya kepada fans. Dia bukan hanya pesepak bola berpengaruh dalam sejarah Liverpool, tapi lebih dari itu. (Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani Yustiawan, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan