14 Wakil Indonesia Berburu Gelar di All England 2018

Praveen / Debby, yang sempat dipisahkan pada awal tahun ini, kembali dipasangkan di All England 2018.

Diterbitkan 21 Februari 2018, 21:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 14 wakil Indonesia dari lima nomor dipastikan akan bersaing dalam turnamen bulu tangkis level II (Super 1.000) All Engand 2018. Turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu akan dihelat di Arena Birmingham, Inggris,14-18 Maret 2018.

Berdasarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF, Rabu (21/2/2018), untuk nomor tunggal putra, Indonesia akan diwakili tiga pemain di All England tahun itu. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Tommy Sugiarto.

Sementara di ganda putri, Merah Putih diwakili oleh tiga pasangan, yakni Anggia Shitta Awanda / Ni Ketut Mahadewi Istarani, Greysia Polii / Apriyani Rahayu, dan Della Destiara Haris / Rizki Amelia Pradipta.

Sedangkan di tunggal putri, Indonesia hanya diwakili satu pemain, yakni Fitriani. Ia akan menghadapi wakil Malaysia, Soniia Cheah, di putaran pertama.

"Fitriani memang satu-satunya yang kami kirim. Asalnya maunya sama Gregoria Mariska Tunjung yang sebelumnya peringkatnya lumayan, tapi peringkatnya merosot dan tidak cukup untuk bertarung di All England," kata kepala pelatih tunggal putri PP PBSI, Minarti Timur di Cipayung, Jakarta, seperti dinukil dari Antara.

Nomor Ganda

Di nomor ganda putra, Mohammad Ahsan kembali turun bersama Hendra Setiawan. Sebelumnya, kurang lebih mereka sempat berpisah sekitar satu tahun setelah Hendra memutuskan keluar dari Pelatnas PBSI Cipayung.satu setengah tahun berpisah karena Hendra sempat memutuskan pensiun dari pemusatan latihan nasional.

Hendra/Ahsan akan menemani tiga pasangan lainnya, yakni Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto, serta dua wakil lainnya akan saling berhadapan, yaitu Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Angga Pratama / Rian Agung Saputro. Kevin / Marcus merupakan juara All England 2018.

Pelatih ganda putra PP PBSI Herry Iman Pierngadi menilai hasil undian tersebut kurang menguntungkan nomor ganda putra. Pasalnya, mereka sudah harus saling mengalahkan sejak putaran pertama. Di putaran kedua, ada kemungkinan pasangan Indonesia akan saling mengalahkan kembali.

"Drawingnya kurang menguntungkan sekarang buat ganda Indonesia. kalo dalam satu turnamen ada 3-4 pasang kemungkinan juaranya kan lebih besar," ujar Herry.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di nomor ganda campuran, pasangan yang sempat diceraikan pada awal 2018, Praveen Jordan / Debby Susanto, kembali diduetkan. Pravveen / Debby merupakan pemegang gelar All England 2016. "Kami menurunkan kembali Praveen / Debby karena pasangan ini secara peringkat dan peraturan baru, yang paling memungkinkan untuk bermain di All England," ucap pelatih ganda campuran PP PBSI Vita Marisa. Dipasangkannya kembali, Praveen / Debby tak lepas dengan dimulainya regulasi BWF yang mengamanatkan tidak adanya babak kualifikasi pada turnamen level 2 dan level 3 dalam All England 2018. Sehingga turnamen dihelat sejak babak utama atau fase 32 besar.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan