5 Pemain Bintang yang Dijual Jose Mourinho

Jose Mourinho beberapa kali salah dalam menilai bakat pemainnya.

Diterbitkan 11 November 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Penjualan Bonucci merupakan salah satu penyesalan terbesar Mourinho sebagai manajer. Apalagi, setelah dijual, bek asal Italia itu menjelma jadi tembok raksasa.

Mourinho memang memiliki kecenderungan untuk memilih spesialis berpengalaman. Dia biasanya memastikan bahwa ada klausul buyback pada pemain berpotensi yang dilepas.

Namun, Bonucci dijual ke Genoa dengan harga beberapa juta pound sterling, tanpa klausul untuk Inter. Klub asal Milan itu berhasil mendapatkan Diego Milito sebagai balasannya, yang membantu kemenangan treble pada 2010.

Setelah pindah ke Genoa, Bonucci pindah ke Bari dengan kesepakatan kepemilikan bersama sebelum Juventus datang pada 2010. Bergabung dengan Si Nyonya Tua, Bonucci menjadi salah satu bek sentral terbaik di dunia.

Tidak lagi di Juventus, Bonucci menjalankan karier selanjutnya di saingan sekota Inter, AC Milan. Milan bahkan menebus harganya dengan nilai 35 juta pound sterling.

3. Arjen Robben

Arjen Robben (AP/Martin Meissner)

Salah satu pemain yang punya kaki kiri kuat dari generasi ini adalah Arjen Robben. Dampaknya bagi timnas Belanda tidak ada duanya.

Meski berusia 33 tahun, Robben masih memiliki kaki kiri terkuat di seluruh dunia. Meski mungkin telah melambat, tidak dapat dimungkiri bahwa ia adalah salah satu pemain terpandai yang pernah ada.

Robben merupakan bakat yang didatangkan Mourinho saat bertugas di Chelsea. Setelah menunjukkan beberapa penampilan menjanjikan di PSV, pemain Belanda itu turut dibidik bos Manchester United kala itu, Sir Alex Ferguson.

Namun, tawaran Ferguson terlalu rendah untuk PSV. Pemilik The Blues, Roman Abramovich, memanfaatkan situasi itu dan memberi tawaran lebih tinggi. Bersama Mourinho, Robben memulai kariernya di Stamford Bridge dan menikmati persaingan bersama klub London Barat itu selama tiga tahun.

Begitu Real Madrid datang mengetuk pintunya pada akhir 2006/07, pemain asal Belanda itu merasa sulit untuk tinggal di klub dan memilih pindah ke Santiago Bernabeu. Mourinho ingin menjaga Robben di Bridge dan menawarinya kenaikan gaji dengan 83 ribu pound sterling per minggunya, tapi semua itu tak berarti setelah Robben bersikukuh ke Madrid.

2. Zlatan Ibrahimovic

Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic (EPA/Peter Powell)

Ibrahimovic terkenal tidak pernah bertahan terlalu lama di klub tertentu. Pemain asal Swedia itu membuat keputusan pada 2009 untuk meninggalkan Inter Milan dan gabung FC Barcelona.

Setelah mengakhiri musim 2008/09 sebagai pemenang Golden Boot untuk Inter, Zlatan melihatnya sebagai momen ideal untuk maju dan mencari petualangan baru di Spanyol. Transfernya ke Barcelona membantu Inter dalam mendapatkan dana segar 59 juta pound sterling, dan mendapat Samuel Eto'o sebagai gantinya.

Kala itu Jose Mourinho-lah yang bertanggung jawab di sana, meski kini keduanya kembali bekerja sama di Manchester United.

1. Kevin de Bruyne

Kevin De Bruyne (AFP/Adrian Dennis)

De Bryune kini menjadi salah satu pemain top Eropa musim ini. Bersama Manchester City, pemain asal Belgia itu telah berkembang di lini tengah bersama David Silva.

Namun, De Bruyne tidak akan menjadi pemain City jika Mourinho bertahan di Chelsea. Namun karena tuntutan Mourinho yang berlebihan dan terkadang tidak realistis, dia memutuskan untuk pindah ke Jerman di mana meraih status superstar bersama Wolfsburg.

Ketika De Bruyne siap untuk masuk ke tim utama, Chelsea diisi oleh gelandang serang yang sudah mapan seperti Eden Hazard, Andre Schurrle, Juan Mata, Oscar, dan Willian. Pemain berusia 26 tahun itu sendiri akhirnya dijual.

Selama hari-hari di Chelsea, Mourinho menyatakan bahwa De Bruyne tidak senang dengan caranya melatih. Bahkan Mourinho menyebut dia tidak memiliki motivasi untuk berkembang dan kemudian melepasnya.

Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan Purba, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan