3 Pemilik Nomor Keramat AC Milan Paling Sukses

Andre Silva ditantang untuk sesukses tiga pendahulunya di AC Milan.

Diterbitkan 26 Juli 2017, 21:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada musim 1988/1989, Van Basten memenangkan Ballon d'Or. Dia mencetak 19 gol di Serie A dan mencetak dua gol di final Piala Eropa (Liga Champions saat ini) saat Milan menang melawan Steaua Bucharest.

Pada 1989/1990, ia menjadi Capocannonieri, pencetak gol terbanyak Serie A. Milan berhasil mempertahankan gelarnya di pentas Eropa setelah mengalahkan Benfica di final lewat skor tipis 1-0.

Van Basten sudah mencicipi lima trofi Serie A, empat Piala Super Italia, dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dan dua kali juara Piala Dunia Antarklub. Di level individu, dia juga berhak atas tiga trofi Pemain Terbaik UEFA dan predikat pencetak gol terbanyak Serie A dalam tiga musim.

Inzaghi

Musim pertama Filippo Inzaghi di Milan tak berjalan mulus. Dia menderita cedera lutut dan melewatkan paruh pertama musim 2001/2002.

Tapi sekembalinya dalam skuat utama Rossoneri, dia menjelma sebagai predator di lini depan bersama striker Andriy Shevchenko. Gelar pertama Inzaghi adalah juara Liga Champions musim 2002/2003 saat diasuh Carlo Ancelotti.

Tak berhenti di situ, Inzaghi juga ikut mencicipi tiga gelar Serie A, satu trofi Coppa Italia, tiga gelar Piala Super Italia, dua gelar Piala Super UEFA sampai satu trofi Piala Dunia Antarklub. Di level timnas sang pemain merupakan generasi emas Italia yang menjuarai Piala Dunia 2006 di Jerman.

Masih lekat dalam ingatan pula dua gol Inzaghi mengantarkan AC Milan juara Liga Champions pada 2007 atas Liverpool. Gelar tersebut menjadi ajang pembalasan setelah 2005 mereka kalah menyakitkan lewat adu penalti dari Liverpool.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Risa Kosasih, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan