Di ujung konferensi pers usai laga yang susah payah dimenangi 1-0 meski lawan bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-16 itu, Sir Alex berkata, "Saya berharap Leeds akan menunjukkan determinasi yang sama ketika menghadapi Newcastle di Elland Road, dua belas hari mendatang."
Kata-kata Sir Alex memang soal Leeds. Namun, sesungguhnya, itu sindiran bagi klub-klub lain yang dianggapnya tampil total saat menghadapi Red Devils, tapi tak terlalu ngotot ketika menghadapi lawan yang lain. Dia berharap klub-klub itu menunjukkan determinasi tak kalah tinggi saat melawan Newcastle. Hasilnya, Arsenal, Liverpool, dan Aston Villa sanggup mencuri poin penuh dari The Magpies.

Newcastle memang memetik kemenangan dalam lawatan ke Elland Road berkat gol tunggal Keith Gillespie. Namun, reaksi emosional manajer Kevin Keegan di depan kamera Sky usai pertandingan menunjukkan kegugupan yang menghinggapi The Magpies.
"Setidaknya, entah secara sengaja atau tidak, keberhasilan Ferguson adalah meruntuhkan mental rival terbesar mereka musim itu. Dia secara kejam menunjukkan betapa rapuh emosi Keegan. Di titik itu, semua orang termasuk para pemain Newcastle tahu, United sudah juara," ulas Hughes.
Hal lain yang tak bisa dimungkiri, Man. United juga sangat mesra dengan Dewi Fortuna. Dalam tujuh laga dari partai melawan Newcastle pada pekan ke-29, lima kali Red Devils menang 1-0 yang empat di antaranya berkat gol Eric Cantona, "serial killer" yang tak absen mencetak gol dari pekan ke-31 hingga 35.
Angin untuk Chelsea
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1493132/original/086593300_1485910855-AP17031741553036.jpg)
Jejak Man. United tersebut tentu jadi pijakan bagi Klopp dan Guardiola untuk tetap optimistis. Masalahnya kemudian, Chelsea tidak gugup, manajer Antonio Conte pun tidak rapuh. Tengok saja komentar allenatore asal Italia itu sesudah partai melawan Liverpool.
"Hal terpenting adalah melihat posisi kami sendiri, bukan malah menengok posisi orang lain," ungkap Conte. "Kami masih memuncaki klasemen ... Sangat penting bagi kami untuk tetap fokus pada diri sendiri."
Saat ini pun, justru Chelsea yang selalu dinaungi Dewi Fortuna. Di Anfield, dalam hal permainan, The Blues sebetulnya inferior. Dari penguasaan bola hingga jumlah tembakan yang dilepaskan, Liverpool unggul. Permainan anak-anak asuh Conte pun terbilang kacau. Mereka dipaksa bertahan dan umpan-umpan mereka kerap "nyangkut" di kaki lawan. Tapi, justru The Blues yang bisa mencetak gol lebih dulu. Bahkan, andai eksekusi Costa sukses, Chelsea bisa pulang dengan poin penuh.
Lalu, belakangan ini, setiap kali The Blues gagal menuai angka penuh, para rival terdekat gagal memanfaatkan keadaan. Saat Chelsea ditahan Liverpool, dua rival terdekat dari London Utara juga gagal menuai kemenangan. Tottenham Hotspur diimbangi Sunderland, sementara Arsenal justru kalah dari Watford. Itu membuat Chelsea masih unggul sembilan poin dari kedua klub itu.

Tiga pekan sebelumnya, kala The Blues kalah 0-2 dari Spurs, Liverpool yang berada di posisi kedua dan bermodal empat kemenangan beruntun malah ditahan imbang Sunderland. Alhasil, keunggulan Chelsea tak terpangkas banyak. Apalagi, setelah itu, The Reds malah seperti dijauhi keberuntungan. Mereka tak jua menemukan cara menaklukkan lawan. Bahkan, Liverpool sempat kalah 2-3 dari Swansea City.
Akhir pekan ini, jelang laga yang tak kalah krusial menghadapi Arsenal, The Blues lagi-lagi diuntungkan. Di Stamford Bridge, Arsenal masih belum bisa didampingi manajer Arsene Wenger yang menjalani hukuman empat kali tak boleh berada di technical area. Wenger boleh saja berkilah hukuman itu tak berpengaruh terhadap timnya. Namun, tetap saja berbeda ketika hanya asisten Steve Bould yang berada di pinggir lapangan.
Selain itu, lini tengah The Gunners pincang. Cedera yang didapatkan Aaron Ramsey saat melawan Watford membuat Arsenal kekurangan gelandang tengah. Tinggal Francis Coquelin dan Alex Oxlade-Chamberlain yang tersisa karena Santi Cazorla juga belum pulih dari cedera. Adapun Mohamed Elneny masih membela timnas Mesir di Piala Afrika, sedangkan Granit Xhaka tengah menjalani sanksi empat laga karena mendapatkan kartu merah kedua saat melawan Burnley.

Andai nanti berhasil menaklukkan Arsenal, rasanya tak salah bila Chelsea mulai menyiapkan pesta untuk akhir musim. Apalagi, faktanya, sejak 2003-04, pemuncak klasemen pekan ke-23 selalu mengakhiri musim sebagai kampiun. Sepanjang era Premier League pun hanya Man. United dan Arsenal yang mampu juara meski tertinggal saat menyelesaikan 23 pertandingan.
*Penulis adalah pengamat dan komentator. Tanggapi kolom ini @seppginz.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1077762/original/058899400_1494305672-006352900_1449484037-151110-kolom-bola-03-Asep-Ginanjar-grafis-Abdillah.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303531/original/058987900_1782168483-AP26173793551298-Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7562358/original/065768500_1780339879-norwegia_swedia_uj_coba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260724/original/073509600_1781647690-PRANCIS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482261/original/017449400_1769169646-Timnas_Yordania-Kelme.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229355/original/022671600_1781089766-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1776134/original/064656500_1511191072-000_DV1962250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260058/original/067995400_1781541268-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5072989/original/055690300_1735615675-Marcus_Rashford_Manchester_United_vs_Newcastle_United-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490041/original/092389400_1769970015-AP26032584786912.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5057635/original/034689000_1734597945-000_36HG3F6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567080/original/070841300_1777264594-rafael_leao_ac_milan_juventus_spada_lapresse_via_ap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368565/original/019298600_1679546523-000_32RB93C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559745/original/011904600_1776615584-AP26109570757601.jpg)