6 Striker Terburuk Chelsea di Era Abramovich

Ratusan juta pound sterling dihamburkan Abrahamovic untuk mendatangkan pemain ke Chelsea.

Diterbitkan 15 Januari 2017, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Karena masih di bawah umur ketentuan transfer pemain, dia sempat dimainkan di tim junior Chelsea U-18. Dia juga ikut mengangkat trofi FA Youth Cup pada 2012, meski gagal mencetak gol di final melawan Blackburn Rovers.

Tepat di ulang tahunnya ke-18 pada 20 Januari 2012, visa bekerjanya dapat digunakan dan Piazon resmi bergabung dengan tim senior Chelsea. Tapi, sayang debutnya di Liga Inggris baru terjadi pada 23 Desember 2012 melawan Aston Villa.

Baru tampil sekali, dia langsung dipinjamkan Chelsea ke berbagai klub seperti Malaga, Vitesse, Eintracht Frankfurt, Reading, dan terakhir Fulham. Kini dia kembali ke klub tanpa masa depan yang jelas.

Bamford

4. Patrick Bamford

Sejak dibeli Chelsea pada 2012 dari Nottingham Forest dia belum pernah debut bersama tim utama karena langsung dipinjamkan ke klub divisi Championship. Dia sudah bermain untuk tim-tim seperti Milton Keynes Dons, Derby County, dan Middlesbrough.

Pada 2015 dia dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Championship, namun The Blues belum juga yakin pada kualitasnya. Pemain 23 tahun ini akhirnya kembali dipinjamkan ke Crystal Palace, Norwich City, dan kini berada di Burnley.

Pizarro

5. Claudio Pizarro

Chelsea tampaknya memang tak cocok dengan pemain asal Peru ini. Dibeli pada 2007, dia hanya memainkan 21 laga dan mencetak 2 gol. Tapi, ketika dipinjamkan ke Werder Bremen, Pizzaro mencetak 17 gol dalam 26 partai.

Pada 2009 akhirnya Chelsea melepas sang pemain ke Bremen. Di Bundesliga dia ikut membawa timnya juara DFB Pokal dan DFL Supercup pada 2009. Bermain di klub lamanya, dia tampil sebanyak 77 kali dan mengoleksi 43 gol.

Kezman

6. Mateja Kezman

Kezman menghabiskan musim 2004/05 di Chelsea dengan mencetak tujuh gol dalam 40 penampilan di semua kompetisi. Dia menandatangani kontrak dengan klub pada tanggal 13 Juli 2004 senilai 5,3 juta pound dan mendapat nomor punggung 9 yang kosong usai Jimmy Floyd Hasselbaink dijual ke Middlesbrough.

Pemain asal Serbia itu hanya bertahan semusim dam dijual ke Atletico Madrid. Meski gagal memberikan dampak untuk klub, bergabung dengan Chelsea diakuinya merupakan hal terbaik dalam kariernya.

>"Chelsea adalah hal terbaik dalam karier saya. Itu adalah klimaks dari karir saya, tentu. Hidup dan bermain di London adalah sesuatu yang saya tidak akan pernah lupa," ujarnya kepada Sky Sports.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Risa Kosasih, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan