5 Pelatih yang Kerap Jadi Batu Sandungan untuk Mourinho

Siapa saja lima pelatih yang sering jadi batu sandungan untuk Mourinho?

Diterbitkan 14 September 2016, 16:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Jika saya memiliki sebuah klub Inggris, saya akan menandatangani Pulis. Ini cukup sederhana. Rekornya benar-benar menakjubkan. Ia melakukan apa yang tak dimengerti banyak orang," ucap Mourinho.

3. Rafael Benitez

3. Rafael Benitez

Sebelum Pep Guardiola, Benitez bisa disebut sebagai musuh bebuyutan Mourinho. Apalagi, saat itu Benitez juga memperkuat salah satu klub yang menjadi rival besar Chelsea, yakni Liverpool.

Total, Benitez yang kini melatih Newcastle sudah 16 kali bertemu Mourinho. Benitez mampu memenangi lima laga dan empat duel berakhir imbang. Salah satu kemenangan Benitez atas Mourinho terjadi saat Liverpool menyingkirkan Chelsea di semifinal Liga Champions 2006/2007.

Saking panasnya, tak jarang perang komentar menghiasi pertemuan keduanya. "Mourinho banyak berbicara, tapi saya lebih suka bicara mengenai fakta. Dengan skuat yang lebih murah dari Chelsea, kami sukses dua kali menyingkirkan mereka dari Liga Champions. Lalu, dengan skuat mewah di Madrid, ia tak bisa berbuat apa-apa di Liga Champions," ujar Benitez.

"Saya berpikir bahwa Benitez telah menghancurkan karier Terry. Ia juga yang menghancurkan Inter Milan dalam enam bulan. Ia menghancurkan tim terbaik di Eropa saat itu. Istri Benitez perlu mengisi waktunya. Jika ia mengurus diet untuk suaminya, maka wanita itu tak akan memiliki waktu berbicara mengenai saya," kata Mourinho.

4. Jurgen Klopp

4. Jurgen Klopp

Kehadiran Klopp membawa atmosfer baru bagi Liverpool dan Anfield. Setelah kedatangan Klopp, optimisme dan seruan dari kerumunan suporter kembali terdengar. Maklum, Klopp adalah pelatih yang memiliki reputasi bagus di Bundesliga dan Eropa.

Mourinho adalah salah satu pelatih yang kerap merasakan kesulitan setiap kali bertemu Klopp. Pertemuan mereka dimulai sejak bentrok hingga empat kali di Liga Champions 2012/2013. Dalam empat pertemuan itu, hanya sekali Madrid bisa menang.

Bahkan, Madrid besutan Mourinho dipaksa menelan kekalahan memalukan saat bertandang ke markas Dortmund pada leg pertama semifinal. Di Signal Iduna Park, Madrid dipermalukan Dortmund 4-1 lewat quattrick Robert Lewandowski. Meski menang 2-0 pada leg kedua di Santiago Bernabeu, Madrid tetap tersingkir setelah kalah agregat 3-4.

Keduanya kembali bertemu sekali setelah Klopp meneken kontrak dengan Liverpool pada Oktober 2015. Pertemuan yang terjadi di Stamford Bridge pada 31 Oktober 2015 itu berakhir dengan kekalahan 1-3 untuk Chelsea.

5. Pep Guardiola

5. Pep Guardiola

Ini adalah musuh terbesar dalam karier melatih Mourinho. Dan, Mourinho selalu mengalami kesulitan saat berhadapan dengan tim yang dilatih Guardiola. Terkini, Mourinho dipaksa menyaksikan kekalahan 1-2 MU dari Manchester City di Old Trafford, Sabtu lalu.

Sejatinya, keduanya sempat menjalin hubungan yang baik. Keretakan hubungan mereka dimulai sejak Guardiola ditunjuk sebagai pelatih Barca pada musim panas 2008. Kebetulan, Mourinho dan Guardiola memang sempat beradu taktik kala Inter Milan dan Barca bertemu di fase grup dan semifinal Liga Champions 2009/2010.

Sejak itu, keduanya sudah bertemu dalam 17 kesempatan. Catatan kemenangan Guardiola sedikit lebih unggul atas Mourinho dengan sembilan kemenangan dan empat kali imbang. Namun, The Special One juga memiliki beberapa kenangan manis ketika bertemu Guardiola.

Salah satunya adalah saat Inter menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions 2009/2010 dengan agregat 3-2. Lalu, ia juga sempat membawa Madrid memecundangi Barca 1-0 di final Copa del Rey 2010/2011.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Defri Saefullah, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan