9 Negara yang Berhasil 'Pecah Telur' di Olimpiade Rio 2016

Sebagian sudah beberapa kali meraih medali di Olimpiade namun baru merasakan emas saat tampil di Rio de Janeiro 2016.

Diterbitkan 24 Agustus 2016, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua peserta Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, 2016 berhasil pulang membawa medali. Dari 207 kontestan yang ikut ambil bagian pada pesta olahraga multieven empat tahunan itu, hanya 78 negara yang tercatat di klasemen akhir. Sedangkan sebagian lagi terpaksa pulang dengan tangan hampa.

Amerika Serikat keluar sebagai juara umum pada Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, 2016. Paman Sam tidak terkejar dalam perolehan medali setelah mengemas 46 emas, 37 perak, dan 38 perunggu.

Persaingan sempat berlangsung ketat pada perebutan tempat kedua. Sebab hingga hari terakhir, perolehan emas Inggris Raya dan Tiongkok hanya terpaut satu keping saja. Kedua negara pun berusaha merebut kepingan terakhir dari cabang-cabang olahraga yang tersisa.

Kedua negara gagal merebut emas di hari terakhir. Inggris Raya akhirnya keluar sebagai runner up dengan 27 emas, 23 perak, dan 17 perunggu. Tiongkok menyusul di posisi ketiga dengan 26 emas, 18 perak, dan 26 perunggu. Sementara Indonesia harus puas di posisi 46 dengan 1 medali emas dan dua perak.

Meski demikian, kegembiraan Olimpiade tak hanya milik negara-negara pendulang banyak medali. Keceriaan yang tak kalah hebatnya juga dirasakan oleh negara-negara yang meraih emas Olimpiade pertamanya di Rio. Meski hanya sekeping, momen ini tak kalah indah dibanding gelar juara umum sekalipun.

Setidaknya adalah sembilan negara yang baru 'pecah telur' di Olimpiade Rio 2016. Simak rinciannya di bawah ini:

9 Negara Pecah Telur di Olimpiade

Fiji
Negara kecil yang hanya berpenduduk 881 ribu jiwa ini mengakhiri paceklik emasnya di Olimpiade Rio de Janeiro. Nama Fiji terangkat setelah tim rugbi tujuh mereka berhasil merebut medali emas untuk kali pertama. Di babak final, tim Rugbi Fiji mengalahkan Inggris Raya dengan skor telak 43-7.

Meski hanya satu medali, namun tim Rugbi Fiji disambut bak pahlawan di kampung halamannya. Peyambutan besar-besaran digelar saat mereka kembali dari Rio. Perdana Menteri Fiji, Voreqe Bainimarama, bahkan memberi libur sehari serta menggratiskan ongkos bus bagi warganya yang ingin memeriahkan penyambutan tim Rugbi mereka di stadion nasional di pusa kota Suva.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan