Liputan6.com, Wuhan - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses menghempaskan langkah pasangan Tiongkok, Xu Chen/Ma Jin di babak dua Badminton Asia Championships 2016. Tontowi/Liliyana berhasil mengatasi perlawanan Xu/Ma 21-12 dan 21-16.
Dengan kemenangan ini Tontowi/Liliyana berhak melaju ke babak perempat final. Di babak itu mereka akan berhadapan dengan Choi Solgyu/Eom Hye Won, Korea. Kedua pasangan ini belum pernah saling berhadapan.
Baca Juga
- MU Rela Jual Depay Demi Dapatkan Pemain Ini
- Madrid Main Imbang, Ini Alasan Zidane Tak Mainkan CR7
- Baru 3 Bulan Melatih, Eks Winger MU Dipecat Klub Rusia
“Kami bermain konsisten di lapangan. Dari awal juga kami coba sabar buat menghadapi lawan. Kami nggak terburu-buru. Cuma mungkin di pertengahan game kedua kami agak kendor di lapangan. Itu yang seharusnya kami antisipasi. Besok-besok nggak boleh kejadian kaya gitu lagi,” kata Tontowi usai pertandingan.
Tontowi/Liliyana dan Xu/Ma sudah 18 kali berhadapan sebelumnya. Pertemuan terakhir mereka terjadi di turnamen yang sama, tahun lalu. Pada Badminton Asia Championships 2015, Tontowi/Liliyana menang 21-12 dan 21-15.
Melihat peluang di atas kertas, Tontowi/Liliyana masih diunggulkan sebagai peringkat dua dunia. Sementara Choi/Eom duduk di peringkat 13 dunia. Meski begitu, Tontowi/Liliyana mengaku tetap waspadai pertandingannya besok.
“Pemain Korea itu terkenal ulet dan pantang menyerah. Jadi dari awal kami harus lebih siap lagi, sama siap capek aja,” ujar Liliyana.
Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya wakil ganda campuran yang tersisa. Sebelumnya, Praveen Jordan/Debby Susanto, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja dan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti, sama-sama dikalahkan Korea.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769936/original/006475700_1710237097-bank_papua_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1218159/original/031387400_1461848759-20160428PBSI_BAC_Owi_Butet6_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)