Real Madrid Vs Atletico Madrid, Bukti Zidane Belum Teruji

Real Madrid kalah tiga kali beruntun dari Atletico Madrid di stadion Bernabeu.

Diterbitkan 29 Februari 2016, 07:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tiga hasil minor Madrid diderita lawan yang sebenarnya medioker, kecuali Atletico Madrid. Tengok hasil imbang 1-1 lawan Real Betis dan Malaga. Di atas kertas, kedua tim ini hanya tim menengah atau medioker yang biasanya dengan mudah dikalahkan Real Madrid.

Namun faktanya, Madrid kehilangan empat poin dari dua tim ini. Sedangkan Atletico Madrid adalah saingan langsung Madrid dalam perebutan juara atau saat ini posisi dua. Kedua tim ini sudah kerap terlibat bentrok.

Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dibantu kiper Malaga, Carlos Kameni, setelah terjatuh dalam laga La Liga Spanyol di Estadio La Rosaleda, Minggu (21/2/2016) malam WIB. (AFP/Jorge Guerrero)

Uniknya, setelah Jose Mourinho hijrah, Atletico mulai jadi raja setiap kali melawan Real Madrid. Tengok rekor pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone yang mampu rebut tiga kali kemenangan beruntun atas Madrid di Bernabeu! Sesuatu yang haram bagi Madridistas.

Maka itu, reaksi fan Madrid sangat geram melihat gawang Los Blancos kebobolan Antoine Griezmann di babak kedua. Bukan hanya kehilangan poin, Los Blancos seperti kehilangan harga diri. Terlebih lagi, Madrid makin ompong dalam perebutan gelar juara lawan Barcelona.

Sadar Diri

Zidane mulai sadar diri jika pengaruh kehadirannya di Bernabeu mulai luntur. Sejak awal diangkat, Zidane ogah disamakan dengan Josep Guardiola yang memulai karier sebagai pemain sebelum menjadi pelatih Barcelona.

"Jangan bandingkan saya dengan Guardiola. Dia sudah mendapatkan banyak prestasi," kata Zidane awal Januari lalu.

Seusai kekalahan lawan Atletico Madrid di derby, Zidane kembali mengingatkan publik jika dirinya bukan siapa-siapa. Dia sudah paham jika dia hanyalah pelatih interim yang mengantarkan Madrid hingga akhir musim saja.

Siluet pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane saat laga La Liga Spanyol melawan Malaga di Estadio La Rosaleda, Minggu (21/2/2016). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AFP/Jorge Guerrero)

Meski demikian, Zidane tak mau tim yang dipimpinnya terpuruk. Dia meminta pasukannya untuk tetap bersemangat untuk mengejar target, meski jalan makin terjal untuk ditempuh.

Tahun depan mungkin ada perubahan, pemain, dan pelatih. Tapi untuk saat ini, kita harus terus seperti kita memiliki sesuatu untuk tujuan," kata Zidane usai pertandingan seperti dilansir Soccerway.

"La Liga belum berakhir, tapi itu sulit sebelum pertandingan. Sekarang bahkan lebih. Tapi, kami akan terus berjuang, tidak akan melepaskan musim ini."

Peluang Madrid saat ini yaitu maksimal di Liga Champions. Jika mungkin mereka rebut undecima (gelar ke-11). Namun dengan suasana seperti ini, Los Blancos sulit berbicara banyak. Apalagi jika Cristiano Ronaldo sampai salahkan teman-temannya sendiri.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan