Zinedine Zidane: Rekam Jejak di Real Madrid, Filosofi yang Cocok untuk Timnas Prancis

Zinedine Zidane resmi menjadi pelatih Timnas Prancis. Simak perubahan yang berpotensi terjadi pada era baru Les Bleus.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 17:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Zinedine Zidane akhirnya resmi menjadi pelatih baru Timnas Prancis setelah lima tahun tidak menangani tim mana pun. Legenda Les Bleus itu menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa tugasnya usai Piala Dunia 2026.

Penunjukan tersebut mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan kursi pelatih Timnas Prancis. Kini, Zidane mendapat kesempatan melengkapi pencapaiannya dengan membawa negaranya meraih gelar sebagai pelatih.

Zinedine Zidane akan langsung mempersiapkan Timnas Prancis menghadapi UEFA Nations League pada September. Setelah itu, fokus berlanjut ke kualifikasi Euro 2028 yang dimulai tahun depan.

Rekam Jejak Gemilang Bersama Real Madrid

Zidane kembali ke dunia kepelatihan dengan bekal prestasi luar biasa bersama Real Madrid. Ia mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016 hingga 2018, serta dua trofi LaLiga.

Pelatih berusia 54 tahun itu juga terkenal mampu memberikan dampak instan ketika mengambil alih tim dalam situasi sulit. Baik pada periode pertama maupun kedua di Santiago Bernabéu, Madrid mampu kembali bersaing di level tertinggi di bawah arahannya.

Filosofi yang Cocok untuk Timnas Prancis

Salah satu kekuatan utama Zidane adalah kemampuannya membangun hubungan dengan para pemain. Pendekatan tersebut dinilai sangat sesuai dengan karakter sepak bola internasional yang memiliki waktu persiapan relatif singkat.

Zidane lebih mengutamakan kenyamanan pemain agar dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan. Ia pernah menjelaskan filosofi tersebut saat masih melatih Real Madrid.

"Modric tidak membutuhkan saya untuk mengajarinya cara mengoper bola. Ia sudah tahu bagaimana melakukannya. Namun, saya ada untuk memastikan ia berada di lingkungan dan posisi yang tepat agar menjadi versi terbaik dirinya."

Pendekatan seperti itu berpotensi menguntungkan pemain-pemain bintang Prancis seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, dan William Saliba. Zidane juga diperkirakan kembali mengandalkan formasi 4-3-3 yang menjadi ciri khasnya saat menangani Real Madrid.

Perubahan Tidak Akan Terlalu Besar

Skuad Timnas Prancis saat ini tetap dihuni banyak pemain berkualitas. Oleh karena itu, Zidane diperkirakan hanya melakukan penyegaran pada beberapa posisi serta memberi kesempatan kepada talenta muda.

Perubahan yang paling mencolok justru terjadi di jajaran staf pelatih. David Bettoni akan menjadi asisten utama, sedangkan Hamidou Msaidie, Gregory Dupont, Fabien Barthez, dan Bernard Diomede diproyeksikan bergabung dalam tim kepelatihan.

Lima Tahun Menepi Bukan Berarti Berhenti

Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, Zidane memang tidak kembali menerima pekerjaan sebagai pelatih. Ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, mengikuti perjalanan karier empat putranya, serta mengembangkan bisnis padel melalui perusahaan Z5.

Meski beberapa kali dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa, Zidane tidak pernah benar-benar tergoda untuk kembali ke lapangan. Baginya, melatih Timnas Prancis merupakan pekerjaan yang paling diinginkan sehingga kesempatan tersebut akhirnya menjadi titik awal era baru dalam karier kepelatihannya.

Sumber: ESPN

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

PSG Lirik Kiper Jepang Zion Suzuki di Tengah Evaluasi Penjaga Gawang Klub

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan