Persib vs Persela: Juara Dalam Masalah

Tarkam membuat persiapan Persib Bandung tidak maksimal menghadapi Piala Jendral Sudirman.

Diterbitkan 15 November 2015, 07:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain berpotensi tanpa Zulham, Persib juga kehilangan bek tangguh Vladimir Vujovic yang memperpanjang masa istirahatnya. Begitu pun dengan Makan Konate yang bakal memperkuat Persib hingga babak penyisihan grup Piala Jendral Sudirman. Dilansir situs resmi Persib, Konate akan pindah ke Malaysia.

Pengganti Zulham dan Vlado

Terlepas dari masalah yang membelit Persib, pelatih Djadjang Nurdjaman tetap menargetkan poin penuh di pertandingan kontra Persela, akhir pekan ini.  Sebagai pengganti Vlado, Persib menunjuk David Ngon Pagbe. Si pemain pun sudah bergabung dan memulai latihan dengan tim. 

Pegbe sendiri sudah tidak asing lagi dengan Liga Indonesia. Pada 2010 lalu, Pegbe sempat memperkuat Semen Padang. Pemain asal Kamerun ini telah mengantongi jam terbang selama 4.221 menit di 47 pertandingan di Indonesia. Djadjang sendiri sudah mengenal Pegbe yang memperkuat Semen Padang di ISL musim lalu. 

>"Jadi ini bukan transfer panik," tegas Djadjang. Sebenarnya, sebelum mendapatkan Vlado pada 2014, Djanur menjatuhkan pilihan pada Pegbe. Namun yang bersangkutan sudah terikat kontrak dengan klub lain.

Prediksi susunan pemain Persela vs Persib (Abdillah/Liputan6.com)

"Kami siap untuk pertandingan perdana melawan Persela, termasuk Konate Makan yang siap tampil walaupun belum bergabung. Saat-saat terakhir kami telah mendapatkan satu slot yang ditinggalkan oleh pemain asing, Vlado (Vladimir Vujovic) yaitu David Ngan Pagbe," kata Djadjang di Stadion Delta Sidoarjo, Sabtu (14/11/2015).

"Zulham dipastikan, tidak akan tampil. Tapi kami masih memiliki stok pemain depan. Ada Atep dan Tantan serta Febri, pemain dari U-21 plus Spaso. Mereka masih cukup untuk menggantikan Zulham," papar Djadjang.

Membedah kekuatan Persela Lamongan, Djadjang menilai tim Jawa Timur itu memiliki senjata andalan berupa kekompakan tim kendati komposisi pemain Persela tidak begitu istimewa.

"Mengahadapi Persela Lamongan, meskipun secara tim, klub ini tidak terlalu menonjol. Tapi, kita tahu bahwa Persela adalah tim yang punya sisi lain diluar teknik. Mereka dikenal selalu mengandalkan motivasi dan semangat kebersamaan," lanjut pelatih 51 tahun itu.

Persela Tanpa Beban

Sedangkan, kubu Persela tidak akan minder di hadapan tim bertabur bintang. Kendati mendapat hasil uji coba yang kurang meyakinkan, menurut caretaker Persela, Didik Ludiyanto, hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan.Ya, sebelum tampil di ajang uji coba, Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, harus bermain imbang 1-1 kontra Tim PON Jawa Timur, Rabu (11/11/2015) malam.

Didik masih tetap memelihara optimisme, timnya mampu menghadirkan kejutan bagi Persib. Mengamati head-to-head kedua kubu, Persela memang kerap merepotkan tim besar macam Persib.

Dalam lima pertemuan terakhir, Persib sanggup memetik kemenangan dua kali. Namun yang menjadi catatan, Maung Bandung sempat kalah 1-3 pada 2012 lalu. Dan, Persela juga sanggup mengimbangi Persib dua kali dengan skor identik 1-1.

"Hasil uji coba bukan menjadi ukuran. Ini cuma salah satu langkah untuk melihat perkembangan pemain. Saya lihat, mereka terus menunjukkan perkembangan ke arah positif. Soal Persib, tidak ada yang perlu ditakutkan," ujar Didik.

Persela memang selalu menjadi ujian bagi tim-tim besar seperti Arema Cronus, Persija Jakarta dan Persipura Jayapura. Meski hasil kurang memuaskan didapat Persela didapat di Piala Presiden beberapa waktu lalu, Didik yakin timnya mampu bangkit di turnamen Piala Jendral Sudirman tahun ini."Saya rasa, tidak ada persoalan dalam aspek teknis. Tinggal melihat tekad tim untuk turnamen ini."

Memperbaiki pencapaian menjadi target utama Persela untuk pertandingan ini. Pada Piala Presiden, Persela tersingkir dengan status juru kunci tanpa memetik kemenangan. Lolos dari fase grup, menjadi target yang cukup realistis bagi tim yang bermarkas di Stadion Surajaya ini. (Rjp/Rco)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan