Piala Presiden: WO Lagi, Siap-siap Pulang dengan Kantong Kosong!

Aksi WO Bonek FC bikin pihak promotor Piala Presiden 2015 kebakaran jenggot.

Diterbitkan 28 September 2015, 14:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya kira kerusuhan di laga PSM melawan Mitra Kukar yang membuat saya tidak happy di turnamen ini. Ternyata hari ini saya dibuat shock dengar kabar jika Sriwijaya menang WO karena Persebaya United. Saya tidak bilang Bonek FC mundur," kata Hasani. "Tetapi saya belajar dari babak delapan besar ini, semua tim atau sebagian banyak tim mencurigai wasit. Jadi kalau main di Borneo, Persib curigai wasit, kemudian main di mana gitu yang lain juga curiga. Jadi kalau kepercayaan sudah tidak ada, sepak bola kita mau dibawa kemana?,"‎ papar Hasani.

Menurutnya, tujuan diadakannya turnamen piala presiden tersebut agar kompetisi di Indonesia bisa dibawa ke arah yang lebih baik. Namun, aksi mundur dan kerusuhan ini membuat dirinya merasa miris. Apalagi, harus ngambek kepada wasit. Padahal dia merasa sudah maksimal untuk memberikan servis kepada peserta tentang pemilihan wasit terbaik.

"Karena itu, di babak semifinal dan final, saya ingin klub berkomitmen untuk menghormati wasit. Jika ada kasus serupa dengan laga Sriwijaya kemarin, maka saya ingin uang yang sudah diterima klub selama Piala Presiden dikembalikan. Jika klub lolos semifinal, kurang lebih mereka sudah terima dari kita sekitar 900juta," sambung Hasani. (Rco)


 Baca juga:

p>Bonek FC Kalah WO, Promotor Piala Presiden Marah Besar

Si Seksi Joana Lee Jatuh Cinta dengan Bewok David De Gea

Wawancara Van Gaal: Seharusnya MU di Posisi Ke-13

Kangen Rooney, Ronaldo Mudik ke MU?

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dewi Divianta, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan