Demi Pertandingan, Persebaya Bersedia Ganti Nama

Persebaya terpaksa menanggalkan nama besarnya dan harus membawa nama tim Bonek FC.

Diterbitkan 27 September 2015, 10:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Palembang - Jelang leg kedua babak perempat final Piala Presiden 2015 antara Persebaya United dan Sriwijaya FC di stadion Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, ada banyak kendala yang dihadapi tim Bajul Ijo, baik secara teknis maupun non teknis.‬

‪Khususnya untuk penggunaan nama tim di pertandingan ini, Persebaya terpaksa menanggalkan nama besarnya dan harus membawa nama tim Bonek FC.

‪"Persebaya kali ini unik sekali. Sebelum turnamen dimulai, Persebaya harus mempunyai embel-embel United agar bisa bertanding sesuai arahan BOPI. Saat turnamen dimulai, masalah timbul lagi. Logonya harus dihapus," ujar Troy Medicana, Asisten Pelatih Persebaya.

‪"Kita tidak pakai kostum resmi. Kalau nanti ada logo Persebaya, masuk televisi nanti ribut dan komplain lagi. Demi lancarnya turnamen ini, kita mengalah. Kita pakai logo Bonek FC," ungkapnya.‬

‪Jelang persiapan pertandingan pun, timnya kembali mendapatkan masalah. Yaitu mendapatkan komplain dari banyak pihak, salah satunya dari pihak yang disebutnya 'tetangga sebelah' yang dinilainya banyak komplain.‬

‪"Tetangga sebelah berisik sekali. Banyak komplain. Kami juga diusir di Surabaya, banyak pamflet hujatan yang ditujukan buat ini. Bagaimana pun pemain butuh kenyamanan, tapi kami pastikan semuanya akan bekerja keras di leg kedua nantinya," lanjutnya. (Jnp/Ary)

Baca Juga

Buka Perang Urat Syaraf, Iwan Setiawan Minta Maaf

[Da

ftar Fakta Mengejutkan Setelah Persib Depak PBFC](2326641 "")

Si Jalak Harupat Penuh Sesak, Bobotoh Serang Balik Iwan Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ketika Jude Bellingham Menjadi Napas Inggris

Nefri Inge, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan