Liputan6.com, Singapura - Hasil buruk harus diterima Tim Nasional Indonesia U-23 pada pertandingan pertama Grup A SEA Games 2015 cabang olahraga sepak bola. Garuda Muda harus mengakui keunggulan Myanmar U-23 setelah kalah cukup telak dengan skor 2-4.
Bermain di Stadion Jalan Besar, Singapura, tim asuhan Aji Santoso kesulitan menghadapi pressing ketat yang dilakukan Myanmar U-23. Hasil itu membuat langkah Garuda Muda untuk lolos ke semifinal semakin terjal. Namun, peluang masih terbuka lebar bila Manahati Lestusen dan kawan-kawan mampu memaksimalkan tiga laga tersisa.
Berikut ulasan statistik laga Myanmar U-23 vs Indonesia U-23 yang berlangsung pada Selasa (2/6) malam.Â
Myanmar Terapkan Pressing Ketat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/891290/original/096772100_1434012584-Timnas-Myanmar9.jpg)
Myanmar Terapkan Pressing Ketat
Indonesia U-23Â bermain dengan pola 4-3-3, di mana trio Evan Dimas, Adam Alis, dan Zulfiandi beroperasi di lini tengah. Sedangkan Myanmar U-23 menerapkan pola 4-4-1-1 dengan strategi pressing ketat. Selama pertandingan, tampak pemain Myanmar U-23 rajin maju menekan dan mengejar bola, sehingga pola permainan Indonesia U-23 tidak berjalan dengan maksimal.
Statistik menunjukkan Myanmar U-23 berhasil melakukan 35 tekel sukses dengan tingkat akurasi 67 persen. Di sisi lain, pemain-pemain Indonesia U-23 tercatat kehilangan bola sebanyak 54 kali. Salah satu tekel sukses yang dilakukan pemain Si Thu Aung terhadap Hansamu Yama berujung pada gol ketiga untuk Myanmar U-23.
Bermain menekan, Myanmar U-23 tercatat melepaskan 20 tembakan, di mana 11 di antaranya mengarah ke gawang Indonesia U-23 yang dijaga M. Natshir. Gelandang serang Ye Ko Ko menjadi pemain dengan jumlah tembakan ke gawang terbanyak (3 kali).
Sedangkan Indonesia U-23 hanya berhasil melepaskan 13 tembakan yang 6 di antaranya mengarah ke gawang. Ahmad Nufiandani adalah pemain dengan jumlah tembakan ke gawang terbanyak (2) bagi Indonesia, namun, berbeda dengan Ye Ko Ko, Dani berhasil mencetak 1 gol.Â
Koordinasi Buruk Lini Belakang Indonesia U-23
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/891208/original/071856900_1433257336-myaina9.jpg)
Koordinasi Buruk di Lini Belakang Indonesia U-23
Dua dari 4 gol yang bersarang ke gawang Indonesia U-23 berawal dari buruknya koordinasi sektor pertahanan dalam menghadapi situasi set piece. Gol kedua dan keempat Myanmar U-23 diawali tendangan bebas dari sisi lapangan yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Indonesia U-23.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/891282/original/062310600_1434012604-Timnas-Myanmar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)