Empat pemain belakang Indonesia U-23 yang diisi Syaiful Indra Cahya, Hansamu, Manahati Lestusen, dan Abduh Lestaluhu tercatat melakukan 24 upaya tekel. Dari angka total tersebut, ada 8 upaya tekel yang gagal. Sedangkan dalam hal intersep, 4 bek tersebut tercatat melakukan 26 upaya dan 22 di antaranya berhasil memotong umpan lawan.
Selain bermain menekan, Myanmar U-23 juga bermain efektif dengan meminimalisasi kesalahan. Tim asuhan Kyi Lwin terus berupaya untuk menyelesaikan setiap serangan yang mereka bangun.Â
Bersambung ke halaman selanjutnya>>>
Gelandang Bermain Baik, Lini Depan Tumpul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/891185/original/089231500_1433252920-myaina2.jpg)
Gelandang Bermain Baik, Lini Depan Tumpul
Trio Evan, Adam, dan Zulfiandi sebetulnya bermain cukup baik dalam membangun serangan Indonesia U-23. Jika dirata-rata, masing-masing ketiga pemain tersebut melepaskan 50 operan sukses dengan rata-rata akurasi 82%. Adam bahkan tercatat sebagai pemberi assist untuk kedua gol Indonesia U-23 yang dicetak Abduh Lestaluhu dan Dani. Sayangnya, lini serang Garuda Muda gagal mengimbangi performa barisan gelandang.
Muchlis Hadi yang bermain sebagai ujung tombak utama hanya tercatat melepaskan 1 tembakan yang gagal menemui sasaran di sepanjang laga. Peluang tersebut seharusnya bisa menjadi gol pembuka pertandingan jika saja Muchlis lebih tenang dalam mengeksekusi peluang.
Masuknya Yandi Sofyan pada menit ke-63 cukup menambah daya dobrak Indonesia U-23. Yandi sendiri tercatat melepaskan 3 tembakan yang 2 di antaranya mengarah ke gawang.Â
Bersambung ke halaman berikutnya>>>
Man of the Match: Si Thu Aung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/891207/original/047019500_1433257276-myaina8.jpg)
Man of the Match: Si Thu Aung
Pemain yang beroperasi di sektor sayap kiri Myanmar U-23 layak menjadi man of the match pada laga ini. 2 gol yang ia cetak cukup membuktikan kontribusinya atas kemenangan The White Angels.
Catatan impresif pemain Yadanarbon FC ini juga ditunjukkan dari statistik sundulannya. Sepanjang laga, Si Thu Aung tercatat melakukan 4 upaya sundulan dengan persentase sukses 100 persen. Dalam hal operan, pemain bernomor punggung 5 ini tercatat melepaskan 36 operan sukses dengan akurasi 84 persen.
Untuk urusan bertahan, pemain yang juga bisa bermain sebagai bek sayap ini juga tercatat melakukan 4 tekel sukses, yang 1 di antaranya berujung pada gol keduanya. Selain itu, ia juga tercatat melakukan 3 intersep, 1 sapuan, dan sekali blok umpan silang.
Masih ada 3 laga tersisa bagi Evan Dimas dkk. untuk bisa memperbaiki penampilannya. Tim pelatih Indonesia U-23 tidak hanya dituntut untuk membenahi sistem permainan dan koordinasi, tetapi juga sisi psikologis para pemain. Motivasi dan semangat harus mampu ditingkatkan.
Di SEA Games 2013 lalu, Indonesia U-23 sempat ditaklukkan Thailand U-23 di fase grup dengan skor 1-4. Namun, Alfin Tuasalamony dkk. saat itu berhasil bangkit dan melaju hingga partai puncak. Semoga para punggawa timnas U-23 kali ini juga mampu bangkit dan meraih hasil maksimal.
Grafis

(Pramuaji Ajay /LabBola)
Baca juga:Â
Enrique Analisa Duel Final Juventus vs Barcelona
Mengenal Cara Melatih Calon Juru Taktik Baru Real Madrid
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336134/original/003861200_1788139537-WhatsApp_Image_2026-08-31_at_08.20.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336363/original/057401500_1788157591-cek_fakta_motor_murah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3335299/original/093154300_1788148519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T105456.620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/891205/original/043058900_1433257183-myaina6.jpg)