Rapor Timnas U-23 vs Myanmar, Buruknya Koordinasi Para Bek

Meski para gelandang Timnas U-23 bermain baik, lini depan Garuda Muda tumpul.

Diterbitkan 03 Juni 2015, 13:07 WIB
Copy Link
Batalkan

Empat pemain belakang Indonesia U-23 yang diisi Syaiful Indra Cahya, Hansamu, Manahati Lestusen, dan Abduh Lestaluhu tercatat melakukan 24 upaya tekel. Dari angka total tersebut, ada 8 upaya tekel yang gagal. Sedangkan dalam hal intersep, 4 bek tersebut tercatat melakukan 26 upaya dan 22 di antaranya berhasil memotong umpan lawan.

Selain bermain menekan, Myanmar U-23 juga bermain efektif dengan meminimalisasi kesalahan. Tim asuhan Kyi Lwin terus berupaya untuk menyelesaikan setiap serangan yang mereka bangun. 

Bersambung ke halaman selanjutnya>>>

Gelandang Bermain Baik, Lini Depan Tumpul

Gelandang Bermain Baik, Lini Depan Tumpul

Trio Evan, Adam, dan Zulfiandi sebetulnya bermain cukup baik dalam membangun serangan Indonesia U-23. Jika dirata-rata, masing-masing ketiga pemain tersebut melepaskan 50 operan sukses dengan rata-rata akurasi 82%. Adam bahkan tercatat sebagai pemberi assist untuk kedua gol Indonesia U-23 yang dicetak Abduh Lestaluhu dan Dani. Sayangnya, lini serang Garuda Muda gagal mengimbangi performa barisan gelandang.

Muchlis Hadi yang bermain sebagai ujung tombak utama hanya tercatat melepaskan 1 tembakan yang gagal menemui sasaran di sepanjang laga. Peluang tersebut seharusnya bisa menjadi gol pembuka pertandingan jika saja Muchlis lebih tenang dalam mengeksekusi peluang.

Masuknya Yandi Sofyan pada menit ke-63 cukup menambah daya dobrak Indonesia U-23. Yandi sendiri tercatat melepaskan 3 tembakan yang 2 di antaranya mengarah ke gawang. 

Bersambung ke halaman berikutnya>>>

Man of the Match: Si Thu Aung

Man of the Match: Si Thu Aung

Pemain yang beroperasi di sektor sayap kiri Myanmar U-23 layak menjadi man of the match pada laga ini. 2 gol yang ia cetak cukup membuktikan kontribusinya atas kemenangan The White Angels.

Catatan impresif pemain Yadanarbon FC ini juga ditunjukkan dari statistik sundulannya. Sepanjang laga, Si Thu Aung tercatat melakukan 4 upaya sundulan dengan persentase sukses 100 persen. Dalam hal operan, pemain bernomor punggung 5 ini tercatat melepaskan 36 operan sukses dengan akurasi 84 persen.

Untuk urusan bertahan, pemain yang juga bisa bermain sebagai bek sayap ini juga tercatat melakukan 4 tekel sukses, yang 1 di antaranya berujung pada gol keduanya. Selain itu, ia juga tercatat melakukan 3 intersep, 1 sapuan, dan sekali blok umpan silang.

Masih ada 3 laga tersisa bagi Evan Dimas dkk. untuk bisa memperbaiki penampilannya. Tim pelatih Indonesia U-23 tidak hanya dituntut untuk membenahi sistem permainan dan koordinasi, tetapi juga sisi psikologis para pemain. Motivasi dan semangat harus mampu ditingkatkan.

Di SEA Games 2013 lalu, Indonesia U-23 sempat ditaklukkan Thailand U-23 di fase grup dengan skor 1-4. Namun, Alfin Tuasalamony dkk. saat itu berhasil bangkit dan melaju hingga partai puncak. Semoga para punggawa timnas U-23 kali ini juga mampu bangkit dan meraih hasil maksimal.

Grafis

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/891493/original/077464900_1433306205-SEA_Games_2015_-_Myanmar_U-23_vs_Indonesia_U-23.jpg

(Pramuaji Ajay /LabBola)

Baca juga: 

De Gea ke Madrid, Seperti Ini Respon Sergio Ramos

Beda Intervensi kepada PSSI di 2007,2011 dan 2015

Indonesia Kalah, Pelatih Singapura: Sanksi FIFA Berpengaruh

Enrique Analisa Duel Final Juventus vs Barcelona

Mengenal Cara Melatih Calon Juru Taktik Baru Real Madrid

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All