g laki-laki dan kadang perkataan itu lebih keras (kasar) daripada perbuatan. Saya rasa saya lebih baik dipukul sampai jatuh daripada mendengar makian itu,” tegasnya.
Setelah berunding dengan ofisial keempat Luis Medina Cantalejo (Spanyol), wasit Horacio Elizondo dari Argentina tanpa basa-basi langsung mengeluarkan kartu merah kepada Zidane atas tindakannya itu. “Saya mencoba menjelaskannya kepada wasit, bahwa saya telah diprovokasi. Tapi, saya tahu benar tindakan saya itu tidak dapat dimaafkan,” kata Zidane.
Ketika disinggung tentang upaya investigasi yang kini sedang dilakukan FIFA terkait insiden tersebut, Zidane mengaku tidak gentar dan siap untuk memberi keterangan guna membela harga dirinya. “Saya akan pergi (kalau dipanggil) dan akan saya katakan seperti yang saya jelaskan saat ini,” kata Zidane. “Reaksi seperti itu pasti ada hukumannya. Tapi, tidak mungkin ada reaksi jika tidak ada provokasi. Orang yang bersalah adalah orang yang melakukan provokasi,” kilah Zidane. “Sesuatu yang sangat buruk yang menyebabkan saya bereaksi (kasar) seperti itu. Apakah Anda percaya 10 menit sebelum karir saya berakhir saya berbuat tindakan buruk seperti itu? Provokasi Materazzi sangat, sangat serius,” tegas Zidane.
Insiden tersebut membuat cerita indah karir Zidane berakhir dengan kepedihan. Tapi, Zidane bersikukuh ia tidak akan menjilat ludah tentang keputusannya untuk gantung sepatu seusai PD 2006. “Saya telah membuat keputusan seperti itu dan saya tidak akan (berbalik) membatalkannya. Saya tidak akan bermain sepakbola lagi. Itu pasti,” katanya.
Sementara itu, Materazzi memberi komentarnya tentang insiden tersebut. “Saya tidak berniat menyinggung masalah agama, politik atau rasis,” kata Materazzi. “Saya tidak memaki dan menghina ibunya. Saya kehilangan ibu ketika saya masih berumur 15 tahun dan sampai sekarang pun saya masih terbawa emosi jika membicarakannya,” kata defender Italia yang menjebol gawang Prancis 12 menit sesudah gol Zidane. “Jujur saja, saya tidak tahu ibunya dilarikan ke rumah sakit saat partai final tersebut. Saya berharap keadaannya bisa membaik. Zidane tetap merupakan pahlawan bagi saya dan saya selalu mengaguminya,” ujar Materazzi.
Setelah berunding dengan ofisial keempat Luis Medina Cantalejo (Spanyol), wasit Horacio Elizondo dari Argentina tanpa basa-basi langsung mengeluarkan kartu merah kepada Zidane atas tindakannya itu. “Saya mencoba menjelaskannya kepada wasit, bahwa saya telah diprovokasi. Tapi, saya tahu benar tindakan saya itu tidak dapat dimaafkan,” kata Zidane.
Ketika disinggung tentang upaya investigasi yang kini sedang dilakukan FIFA terkait insiden tersebut, Zidane mengaku tidak gentar dan siap untuk memberi keterangan guna membela harga dirinya. “Saya akan pergi (kalau dipanggil) dan akan saya katakan seperti yang saya jelaskan saat ini,” kata Zidane. “Reaksi seperti itu pasti ada hukumannya. Tapi, tidak mungkin ada reaksi jika tidak ada provokasi. Orang yang bersalah adalah orang yang melakukan provokasi,” kilah Zidane. “Sesuatu yang sangat buruk yang menyebabkan saya bereaksi (kasar) seperti itu. Apakah Anda percaya 10 menit sebelum karir saya berakhir saya berbuat tindakan buruk seperti itu? Provokasi Materazzi sangat, sangat serius,” tegas Zidane.
Insiden tersebut membuat cerita indah karir Zidane berakhir dengan kepedihan. Tapi, Zidane bersikukuh ia tidak akan menjilat ludah tentang keputusannya untuk gantung sepatu seusai PD 2006. “Saya telah membuat keputusan seperti itu dan saya tidak akan (berbalik) membatalkannya. Saya tidak akan bermain sepakbola lagi. Itu pasti,” katanya.
Sementara itu, Materazzi memberi komentarnya tentang insiden tersebut. “Saya tidak berniat menyinggung masalah agama, politik atau rasis,” kata Materazzi. “Saya tidak memaki dan menghina ibunya. Saya kehilangan ibu ketika saya masih berumur 15 tahun dan sampai sekarang pun saya masih terbawa emosi jika membicarakannya,” kata defender Italia yang menjebol gawang Prancis 12 menit sesudah gol Zidane. “Jujur saja, saya tidak tahu ibunya dilarikan ke rumah sakit saat partai final tersebut. Saya berharap keadaannya bisa membaik. Zidane tetap merupakan pahlawan bagi saya dan saya selalu mengaguminya,” ujar Materazzi.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/239771/original/img_zidane_tv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)