Spanyol Sabet Gelar Juara Piala Dunia 2026, Ukir Sejarah Sebagai Penerima Cincin FIFA Perdana

Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 usai kalahkan Argentina 1-0. Kemenangan ini juga menjadikan Spanyol tim pertama yang menerima cincin juara.

OlehThomas
Diterbitkan 20 Juli 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim nasional Spanyol berhasil mengukir sejarah ganda di Piala Dunia FIFA 2026. Selain meraih gelar juara untuk kedua kalinya, Spanyol juga menjadi negara pertama yang menerima cincin juara resmi dari FIFA, sebuah tradisi baru yang diperkenalkan pada edisi turnamen kali ini.

Dalam pertandingan final yang berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Spanyol berhasil menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Laga puncak tersebut digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, waktu setempat, atau Senin dini hari, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.

Kemenangan ini menandai gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol, setelah sebelumnya sukses mengangkat trofi pada tahun 2010. Sementara itu, Argentina, yang merupakan juara bertahan Piala Dunia 2022, gagal mempertahankan gelarnya setelah pertandingan yang cukup mengecewakan di mana mereka tidak melepaskan satu pun tembakan sepanjang 90 menit waktu normal.

Gol Tunggal Ferran Torres Antarkan Spanyol Juara

Pertandingan final antara Spanyol dan Argentina berjalan ketat hingga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Gol tunggal penentu kemenangan Spanyol dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106. Gol tersebut memastikan Spanyol mengakhiri perlawanan sengit dari juara bertahan.

Catatan penting dari laga ini adalah performa Argentina yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah final Piala Dunia. Tim Tango gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran selama 90 menit waktu normal, yang menjadi indikasi dominasi Spanyol atau kesulitan Argentina dalam menembus pertahanan lawan.

FIFA Perkenalkan Cincin Juara Terinspirasi Tradisi Olahraga AS

Piala Dunia FIFA 2026 menjadi edisi pertama dalam sejarah yang memperkenalkan cincin juara sebagai hadiah tambahan bagi tim pemenang. Konsep pemberian cincin ini terinspirasi dari tradisi olahraga profesional di Amerika Serikat, seperti NBA, NFL, dan MLB, di mana setiap pemain tim juara menerima cincin sebagai simbol keberhasilan.

Pengenalan cincin ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan olahraga lokal dari negara-negara tuan rumah Piala Dunia 2026, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. FIFA telah menyiapkan total 2.026 cincin untuk edisi ini, angka yang secara langsung merujuk pada tahun penyelenggaraan turnamen.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 cincin akan diberikan kepada tim juara dunia, mencakup para pemain dan staf. Sisa 1.996 cincin lainnya akan dipasarkan kepada publik melalui FIFA Store sebagai produk berlisensi resmi. Cincin juara ini dibuat dari emas 18 karat, dihiasi dengan 89 berlian dan 36 safir. Setiap cincin akan menampilkan gambar trofi Piala Dunia pada salah satu sisi, sementara sisi lainnya dihiasi logo atau identitas negara juara. Tiap cincin juga memiliki nomor seri individual, dibuat sesuai pesanan (custom-fitted), dan dilengkapi dengan sertifikat keaslian. Nilai estimasi cincin untuk para pemain berkisar antara $20.000 hingga $150.000, tergantung pada bahan dan kualitas permata yang digunakan. Proses penyerahan cincin juara dilakukan secara bertahap. Kapten tim dan pelatih kepala dari tim pemenang menerima cincin sementara segera setelah peluit akhir pertandingan. Cincin yang telah dipersonalisasi akan diserahkan dalam acara resmi pada waktu berikutnya. Namun, FIFA belum memastikan apakah pemberian cincin juara ini akan menjadi tradisi tetap pada edisi-edisi Piala Dunia berikutnya atau hanya berlaku khusus untuk turnamen 2026.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan