Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan wilayah peresmian 1.413 titik sambungan listrik desa yang akan diresmikan Presiden Prabowo.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 22:11 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto disebut akan meresmikan sambungan listrik desa ke 1.413 titik di Indonesia dalam waktu dekat. Angka itu baru sebagian kecil dari total 11.000 desa yang belum mendapat akses listrik.

Hal tersebut diungkap Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia. Dia telah melaporkan perkembangan terkini sambungan listrik desa ke Prabowo.

"Ya, tadi kita bahas tentang beberapa perkembangan terkait dengan listrik desa. Kita tahu bahwa listrik desa, desa-desa dan dusun kita ini kurang lebih sekitar hampir 11.000 yang belum ada listriknya," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Menyoal sambungan listrik ini, telah diprogramkan sejak 2025 lalu. Adapun, Kepala Negara disebut akan meresmikan sejumlah titik sambungan baru listrik desa.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menuturkan, daerah Sulawesi disebut jadi rencana lokasi peresmian 1.413 titik sambungan listrik desa itu. Bahlil memberikan bocoran, prosesi peresmian ditarget bisa dilakukan tidak lama lagi.

"Dan program tahun 2025 yang akan segera diresmikan oleh Bapak Presiden, waktunya dalam waktu dekat, ya. Kemungkinan besar kita akan lakukan di Sulawesi. Jadi ada sekitar 1.413 titik yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini," jelas dia.

11 Ribu Desa Belum Dapat Listrik

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan target agar seluruh desa di Tanah Air dapat menikmati pasokan listrik secara merata pada periode 2029–2030. Langkah ini ditempuh melalui percepatan program Listrik Desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa saat ini masih ada sekitar 11.000 desa yang belum teraliri listrik, sementara jutaan rumah tangga lainnya belum memiliki sambungan listrik mandiri.

"Di seluruh Indonesia, kita masih mempunyai kurang lebih sekitar 11.000 desa yang belum ada listriknya. Masih ada jutaan rumah yang belum memiliki sambungan listrik," kata Bahlil saat meresmikan bantuan BPBL di Dusun Krajan, Desa Muara Baru, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

 

 

Strategi Pemerataan Listrik

Bahlil menjelaskan pemerintah menggulirkan dua strategi utama untuk memperluas jangkauan listrik nasional. Pertama, melalui pembangunan infrastruktur jaringan listrik desa.

Kedua, lewat program BPBL yang difokuskan bagi warga kurang mampu karena terkendala biaya pemasangan baru yang mencapai Rp 2 juta per rumah.

Khusus di Desa Muara Baru, pemerintah turut memperkuat keandalan pasokan listrik dengan memasang satu unit transformator (trafo) berkapasitas 50 kVA serta tiang listrik baru untuk mengatasi masalah tegangan rendah.

 

Peta Jalan Elektrifikasi Nasional

Terkait peta jalan elektrifikasi, Bahlil menyebut pemerintah menargetkan penuntasan penyaluran listrik bagi 1.400 desa pada 2025 dan lebih dari 4.000 desa pada 2026. Namun, ia tidak menampik bahwa kondisi geografis serta tantangan keekonomian masih menjadi kendala utama, terutama di daerah pegunungan, kepulauan, dan dusun terisolasi.

"Di Pulau Jawa pun masih ada. Ada satu dusun yang mungkin jauh dari jalan raya dan belum ada tiang listriknya," ujar Bahlil.

Menurut Bahlil, penarikan jaringan listrik ke wilayah terpencil membutuhkan investasi sangat besar yang sering kali tidak sebanding dengan jumlah pelanggan. Sebagai gambaran, PLN kerap harus membangun jaringan sepanjang satu kilometer hanya untuk melayani sekitar 100 rumah di dusun terisolasi.

Untuk memastikan program ini tepat sasaran, pemerintah mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan PLN dalam memetakan wilayah serta rumah tangga yang belum berlistrik. Bahlil menegaskan, pemerataan akses energi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6