Teka Teki Kantor Bahlil Setelah Jabat Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Bahlill Lahadalia kini merangkap jabatan sebagai Menteri ESDM dan Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 21:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bahlil Lahadalia mengaku tetap akan berkantor di ruang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) meski telah didapuk menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Ada alasan baginya untuk tetap berkantor di Kementerian ESDM.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya resmi melantik sejumlah pejabat, termasuk satu tambahan jabatan bagi Bahlil. Meski dapat amanah baru dengan nomenklatur yang sedikit berbeda, Bahlil mengaku tak pindah kantor.

"Kantornya akan tetap di Kementerian ESDM sambil kita melihat perkembangan," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Bukan tanpa alasan. Bahlil menyebut dua jabatannya itu saling beririsan. Hilirisasi diakui dekat dengan sektor pertambangan dan energi. Sementara itu, transisi energi pun sudah seringkali menjadi perhatiannya.

"Karena saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi, dari total investasi 100%, 90%-nya itu ada di sektor ESDM," beber dia.

Ketika disinggung mengenai tugas sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mengaku akan bertindak sebagai sebuah koordinator dari kementerian/lembaga teknis. Dia turut memastikan tugasnya berbeda dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang dijabat Rosan Roeslani.

"Kalau Menko kan Kemenko saja, menteri koordinator. Sementara Menteri Investasi dan Hilirisasi kan dia menteri teknis. Jadi kementeriannya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi itu ada di dalam koordinasi Kemenko. Itu saja kok, biasa ya," beber dia.

Bahlil: Saya Kerja Setiap Hari!

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia bicara mengenai rencananya setelah ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Meski belum merinci target yang akan dicapai, Bahlil akan fokus kerja.

Diketahui, Bahlil masih menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Setelah menempati jabatan baru, Bahlil belum menetapkan banyak target, namun, memastikan akan bekerja setiap hari.

"Saya selalu bekerja tiap hari, bukan per 3 bulan ya, tiap hari, tiap hari, tiap hari, jadi saya kerja, berpikir, kerja, berpikir, berpikir, kerja," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

 

Mau Lapor Lagi Prabowo

Ketika ditanya mengenai sejumlah target dan rencana kedepannya, Bahlil tak bicara banyak. Dia menjanjikan akan melaporkan kinerjanya setelah dilakukan.

"Masya Allah, aku baru dilantik sayang, nanti sudah kerja baru saya laporkan lagi ya," katanya.

Bahlil juga belum mengungkap proyek prioritas yang akan dikebut ke depan. "Nanti setelah ini baru saya melapor sama Bapak Presiden, baru dilantik ya," ucapnya.

 

Bahlil Lahadalia Rangkap Dua Jabatan Menteri

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia masih menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meski telah dilantik jadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dia menjelaskan pelantikannya dilakukan berbarengan dengan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih lainnya. "Khususnya saya, dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap jadi Menteri ESDM," kata Bahlil usai dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

"Saya tahu ini adalah amanah, tanggung jawab negara yang saya harus emban dan saya akan melaksanakan tugas dengan baik, baik sebagai Menteri ESDM maupun Menko Hilirisasi dan Transisi Energi," imbuh dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6