Liputan6.com, Jakarta - Segmen ultra mikro diperkirakan menghadapi tantangan yang semakin beragam dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Perubahan iklim, dinamika ekonomi global, hingga perkembangan teknologi menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha sekaligus akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengatakan perubahan lingkungan usaha dari sisi ekonomi maupun sosial perlu diantisipasi agar pelaku usaha ultra mikro tetap mampu menjalankan dan mengembangkan bisnisnya.
“Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, tantangan segmen ultra mikro akan semakin dinamis. Perubahan lingkungan usaha, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, akan menjadi faktor yang perlu kita antisipasi bersama,” kata Akhmad.
Advertisement
Menurut Akhmad, salah satu tantangan yang perlu diperhatikan adalah perubahan iklim yang dapat berdampak pada sektor pertanian dan perikanan mikro. Kedua sektor tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kondisi lingkungan sehingga perubahan cuaca maupun kondisi alam dapat memengaruhi aktivitas usaha.
Di sisi lain, kondisi geopolitik dan volatilitas ekonomi global juga dapat memberikan dampak terhadap pelaku usaha ultra mikro, terutama melalui perubahan harga bahan baku.
Perkembangan teknologi turut menjadi bagian dari perubahan yang perlu diantisipasi. Perubahan tersebut tidak hanya berkaitan dengan cara masyarakat menjalankan usaha, tetapi juga bagaimana mereka mengakses layanan keuangan.
BRI Perkuat Digitalisasi Layanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360073/original/041235400_1790589063-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_13.30.07__1_.jpeg)
Menghadapi berbagai perubahan tersebut, BRI menyiapkan sejumlah pendekatan untuk memperkuat ekosistem ultra mikro. Salah satunya melalui digitalisasi dengan menghadirkan perangkat digital yang lebih sederhana dan mudah digunakan.
“Untuk menghadapi tantangan tersebut, BRI terus memperkuat strategi melalui beberapa pendekatan. Pertama, digitalisasi, dengan menghadirkan tools digital yang semakin sederhana dan mudah digunakan agar layanan kepada nasabah menjadi lebih cepat dan sesuai kebutuhan," ujar Akhmad.
Digitalisasi menjadi salah satu bagian dari upaya menyesuaikan layanan keuangan dengan perubahan perilaku masyarakat. Bagi pelaku ultra mikro, kemudahan dalam mengakses layanan dapat menjadi bagian penting dari ekosistem usaha yang terus berkembang.
Selain digitalisasi, BRI juga memperkuat pengelolaan risiko dengan memanfaatkan data. Pendekatan ini dilakukan untuk membantu memetakan potensi risiko sekaligus mendeteksi lebih awal apabila terdapat perubahan pada kemampuan bayar nasabah.
“Kedua, penguatan manajemen risiko berbasis data, melalui pemanfaatan data dan early warning system untuk membantu memetakan potensi risiko serta mendeteksi lebih dini apabila terdapat indikasi penurunan kemampuan bayar nasabah," kata Akhmad
Pemanfaatan data tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi kondisi usaha yang dinamis. Dengan pemetaan risiko dan deteksi lebih awal, potensi perubahan kondisi nasabah dapat menjadi perhatian dalam pengelolaan pembiayaan mikro.
Advertisement
Perkuat Perlindungan bagi Pelaku Usaha Mikro
Strategi berikutnya berkaitan dengan perlindungan bagi pelaku usaha mikro. BRI melihat perlindungan usaha sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan pembiayaan, terutama ketika nasabah menghadapi bencana atau kondisi yang tidak terduga.
“Ketiga, memperkuat perlindungan bagi pelaku usaha mikro, termasuk melalui solusi asuransi dan perlindungan usaha dengan biaya yang terjangkau, sehingga nasabah lebih siap menghadapi risiko kegagalan usaha akibat bencana maupun kondisi yang tidak terduga," ujarnya.
Akhmad menegaskan, keberhasilan pembiayaan mikro tidak hanya dilihat dari kemampuan menyediakan akses modal. Ada aspek keberlanjutan usaha yang juga perlu diperhatikan.
“Karena bagi BRI, keberhasilan pembiayaan mikro bukan hanya bagaimana memberikan akses modal, tetapi bagaimana memastikan nasabah mampu menghadapi tantangan, menjaga usahanya tetap berjalan, dan terus berkembang secara berkelanjutan," tegasnya.
Holding Ultra Mikro Siapkan Ekosistem Lebih Terintegrasi
Strategi menghadapi tantangan tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan Holding Ultra Mikro dalam lima tahun berikutnya. Setelah lima tahun pertama menjadi fondasi penguatan ekosistem melalui BRI, PNM, dan Pegadaian, arah selanjutnya ditujukan untuk memperluas manfaat yang diterima masyarakat ultra mikro.
“Ke depan, visi kami adalah menjadikan Holding Ultra Mikro bukan hanya sebagai penyedia pembiayaan, tetapi sebagai super-app atau hub pemberdayaan ekonomi terdepan di Asia Tenggara yang mampu menghubungkan pembiayaan, pasar, teknologi, dan perlindungan sosial secara lebih terintegrasi," ujarnya.
Dengan arah tersebut, masyarakat ultra mikro diharapkan dapat memperoleh akses yang lebih luas, mulai dari modal dan pendampingan usaha hingga akses pasar serta solusi keuangan.
“Artinya, masyarakat ultra mikro tidak hanya datang untuk mendapatkan pinjaman, tetapi mendapatkan ekosistem lengkap untuk berkembang — mulai dari akses modal, pendampingan usaha, akses pasar, hingga solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka," jelasnya.
Selain itu, pengembangan ekosistem juga melihat peluang dari sektor emas melalui pengembangan bullion bank. Menurut Akhmad, penguatan ekosistem tersebut dapat memperluas peran emas dalam mendukung inklusi keuangan masyarakat.
“Melalui pengelolaan ekosistem emas yang lebih terintegrasi, masyarakat dapat memiliki alternatif untuk menyimpan nilai aset, memperoleh akses pembiayaan berbasis emas, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan," ujarnya.
Arah pengembangan Holding Ultra Mikro tidak hanya berkaitan dengan penyaluran pembiayaan.
“Jadi, arah Holding Ultra Mikro ke depan bukan hanya membangun institusi pembiayaan, tetapi membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi rakyat yang lengkap, digital, inklusif, dan berkelanjutan," tuturnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326567/original/092602700_1787027929-Screenshot_2026-08-18_110108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769280/original/060584600_1710211493-cek_fakta_tahanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5387333/original/039837400_1761037483-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_3.57.22_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360716/original/042464300_1790662516-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_10.16.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360687/original/072704200_1790661610-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_17.59.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360090/original/064180800_1790589366-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_13.30.07__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360072/original/000384900_1790589063-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_13.30.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360087/original/058499600_1790589230-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_13.30.07__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359938/original/012823400_1790584386-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_08.33.07_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358298/original/041682700_1790330281-BRI_money_changer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358181/original/019958400_1790324903-word_media_image1.jpg)