Liputan6.com, Jakarta - Kisah inspiratif datang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala yang sukses menggerakkan roda perekonomian keluarga di tingkat akar rumput. Berawal dari pemanfaatan limbah daging buah pala yang kerap terbuang di wilayah mereka, para perempuan tangguh ini berhasil meraciknya menjadi ragam produk olahan bernilai jual tinggi.
Perjuangan kelompok ini kian bersinar setelah menjalin sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Kehadiran program pemberdayaan dari BRI membuka jalan bagi para ibu rumah tangga untuk naik kelas, mulai dari pendampingan kelembagaan, pelatihan digital marketing, hingga bantuan fasilitas mesin produksi modern.
Transformasi dari proses manual menjadi mekanisasi canggih membuat kapasitas produksi KWT Bina Tani Mysari meningkat drastis, sekaligus memperluas jangkauan pasar produk lokal hingga ke berbagai ajang pameran.
Advertisement
Awal Mula Perjuangan dan Inovasi Olahan Pala dari Desa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341036/original/090346900_1788575408-MaySari_Binaan_BRI_27.jpg)
Perjalanan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala tidak instan. Berawal di tahun 2015, wilayah mereka mendapat program P2WKSS yaitu Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera. Ketika penilaian lomba, kelompok ini diminta membuat olahan khas kampung. Dari situlah ide kreatif bermula karena melihat potensi daerah yang melimpah.
Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, menceritakan bagaimana kelompoknya mulai melirik potensi daging buah pala yang sebelumnya terbuang sia-sia di daerah mereka.
“Jadi saat itu saya berpikir karena di wilayah kami banyak tanaman pala dan daging buahnya itu tidak dimanfaatkan secara maksimal karena hanya diambil bijinya saja, kemudian dijual ke pengepul. Dari situ terpikir untuk membuat manisan pala,” ucap Nurhasanah.
Dengan sumber daya manusia yang tergabung dalam kelompok serta ketersediaan lahan untuk demplot, mereka yakin bisa melangkah bersama. Variasi produk pun kian berkembang seiring berjalannya waktu untuk memikat hati masyarakat luas, mulai dari sirup, selai, manisan kering, permen, teh, hingga kue pala krispi.
Meski demikian, tantangan operasional sempat menghadang di tengah jalan ketika mereka kewalahan menerima pasokan buah segar tanpa alat pendingin yang memadai. Kendati menghadapi kendala tersebut, manajemen tetap menjaga kualitas produk dengan menetapkan standar baku resep agar produk tahan lama dan siap dikirim ke berbagai daerah.
Advertisement
Peran Strategis Sinergi dan Program Pemberdayaan BRI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341038/original/012957000_1788576063-MaySari_Binaan_BRI_11.jpg)
Titik balik kemajuan kelompok ini terjadi ketika mereka terhubung langsung dengan pihak perbankan. Nurhasanah, menjelaskan awal mula kedatangan pihak perbankan ke tempat usahanya pada tahun 2025 bersama Penyuluh Pertanian.
Sejak kunjungan tersebut, terbukalah akses terhadap berbagai program pengembangan kapasitas yang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha. Nurhasanah merinci ragam pendampingan yang mereka peroleh dari BRI.
“Dari situ beliau menceritakan bahwa BRI itu ada kegiatan BRI Peduli, ada klaster unggulan. Setelah beberapa waktu, beliau mengundang kami untuk ikut pameran, pelatihan pengelolaan keuangan, branding, optimasi toko di marketplace, hingga penguatan kelembagaan,” kata Nurhasanah.
Dukungan nyata ini memotivasi para anggota untuk terus memperluas jangkauan pasar secara digital. Nurhasanah berpesan agar para pelaku usaha tidak pernah malu dalam memasarkan produk mereka melalui berbagai platform media sosial maupun marketplace.
Dampak Nyata Modernisasi Alat dan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341039/original/082686200_1788576063-MaySari_Binaan_BRI_20.jpg)
Transformasi terbesar dalam proses produksi KWT Bina Tani Mysari dirasakan langsung setelah turunnya bantuan peralatan berteknologi dari BRI. Kehadiran mesin-mesin modern ini memangkas waktu produksi yang sebelumnya memakan waktu lama secara manual. Nurhasanah mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami mendapat peralatan lengkap yang diturunkan oleh BRI, mulai dari mesin pengupas pala, mesin parut, mesin pencacah, hingga mesin pengering. Sekarang dikerjakan dengan sangat cepat dan kami bisa menghasilkan lebih banyak produk lagi,” kata Nurhasanah.
Para anggota kelompok dan tenaga pemasaran merasakan betul efisiensi yang tercipta di dapur produksi. Anggota KWT, Anisa, menuturkan perubahan drastis dalam ritme kerja harian serta peningkatan pendapatan yang ia rasakan.
“Tadinya produksi seminggu sekali, jadi sekarang alhamdulillah lebih sering. Menambah pendapatan juga untuk saya yang sudah berkeluarga. Alhamdulillah sangat terbantu ya, dari sebelumnya manual harus pakai pisau dan butuh waktu 4 sampai 5 jam untuk produksi di atas 40 kilo, sekarang jadi jauh lebih cepat,” kata Anisa.
Semangat juang para perempuan di kelompok ini juga diapresiasi oleh manajemen yang mendampingi perjalanan bisnis dari dekat. Marketing Mysari Pala, Aulia, menilai bahwa inisiatif ini memberikan dampak sosial yang luas bagi kaum hawa di daerahnya.
“Dapur Mysari ini selain bisa mengolah produk yang lebih banyak dan lebih dikenal lagi, bisa juga lebih memberdayakan terutama perempuan di wilayah,” ucap Aulia.
Melalui sinergi yang kuat bersama program pemberdayaan BRI, KWT Bina Tani Mysari Pala tidak hanya sukses mengangkat nilai ekonomis komoditas lokal, tetapi juga berhasil menjadi organisasi penggerak kemandirian finansial bagi para perempuan dan keluarga di lingkungan sekitar. Nurhasanah menutup kisahnya dengan sebuah motivasi.
“Mari tetap berdaya, terus berinovasi, jangan mudah menyerah, manfaatkan apa yang ada di sekitar kita,” kata Nurhasanah.
Melalui ketekunan merintis pengolahan limbah buah pala serta dukungan nyata dari program pemberdayaan BRI mulai dari pelatihan digital, penguatan kelembagaan, hingga modernisasi mesin produksi KWT Bina Tani Mysari berhasil mentransformasi usaha lokal menjadi organisasi penggerak ekonomi keluarga.
Kisah inspiratif ini membuktikan bahwa sinergi yang kuat mampu mengangkat kesejahteraan perempuan di akar rumput sekaligus membawa produk-produk bernilai tambah menembus pasar yang lebih luas.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341035/original/041483400_1788575408-MaySari_Binaan_BRI_33.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340205/original/056596400_1788493798-Sambut_Hari_Pelanggan_Nasional_2026__BRI_Hadirkan_Beragam_Promo_Spesial_hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340189/original/083993300_1788492978-Depositphotos_879167252_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339305/original/010528000_1788410899-Depositphotos_881154352_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339124/original/001035600_1788401290-8f45f4e5-76a3-453b-98ab-79ce0b438098__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338161/original/050836400_1788315939-685dc9de-733d-4da7-b2da-f003581864b3__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337830/original/084707200_1788258971-Kinerja_Keuangan_BRI_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337817/original/035388100_1788258300-0L5A0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337643/original/072402000_1788252182-20260901_141646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337818/original/087840200_1788258300-0L5A0082.jpg)