Liputan6.com, Jakarta - Inggris terancam krisis gas pada 2030-an menurut kajian resmi, meskipun terus mengembangkan sumber energi bersih kecuali para menteri mengambil langkah baru untuk mencegah guncangan pasokan di masa depan.
Mengutip the Guardian, Rabu, (19/8/2026), Pemerintah mempertimbangkan untuk mendanai perbaikan infrastruktur gas yang sudah menua, karena tanpa investasi tersebut, pasokan gas ke rumah dan bisnis berisiko terganggu bahkan habis dalam waktu kurang dari 10 tahun akibat kondisi infrastruktur yang tidak memadai.
Berbagai langkah untuk mendukung sektor gas Inggris kini sedang dipertimbangkan, setelah sebagian besar responden menyatakan industri tersebut dinilai tidak siap menghadapi “peristiwa dengan probabilitas rendah tetapi dampak tinggi”, yaitu kondisi ketika pasokan bisa habis akibat cadangan Laut Utara yang terus menipis.
Advertisement
Tiga perempat responden sepakat dengan peringatan yang dikeluarkan tahun lalu oleh Operator Sistem Energi Nasional risiko terhadap keamanan pasokan gas dapat membuat rumah tangga dan bisnis kekurangan gas pada 2030, terutama selama periode cuaca dingin berkepanjangan.
Menteri energi, Michael Shanks mengatakan, segala bentuk intervensi atau investasi pemerintah di pasar gas akan menjadi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dan bukan keputusan yang mudah.”
Langkah ini dapat mencakup pendanaan kepada pemilik fasilitas penyimpanan gas dan operator jaringan pipa, agar peningkatan dan pemeliharaan fasilitas tersebut tetap ekonomis di masa depan.
Inggris Kurangi Ketergantungan Energi Fosil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)
Shanks mengatakan, Inggris akan terus mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil dengan mengembangkan sumber energi bersih dalam negeri.
“Namun, kami menyadari transisi ini tidak akan terjadi dalam semalam; sistem gas akan tetap memainkan peran penting dalam sistem energi kita selama beberapa dekade mendatang," ujar dia.
"Kita memiliki tanggung jawab terhadap jutaan rumah tangga yang akan dipanaskan dengan gas selama bertahun-tahun mendatang, industri yang bergantung padanya untuk produksi penting, dan sistem tenaga listrik di mana gas terus memainkan peran vital," ia menambahkan.
Pemerintah menegaskan kembali fokusnya pada keamanan pasokan gas nasional, bersamaan dengan rencana pengambilan keputusan penting mengenai masa depan dua proyek minyak dan gas kontroversial di Laut Utara, yaitu ladang Rosebank dan Jackdaw.
Perdana menteri Inggris, Andy Burnham mengatakan akan mengambil pendekatan pragmatis terhadap pengeboran minyak dan gas di Laut Utara. "Ada sumber daya di sana. Ketika orang-orang sedang kesulitan, kita tidak bisa tinggal diam," ujar dia bulan lalu.
Advertisement
Konsumsi Energi Inggris Bergantung pada Gas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368172/original/010558000_1679531886-Tingkat_Inflasi_Inggris_di_Februari_Melonjak_Jadi_10_4_Persen-AP__4_.jpg)
Menurut data pemerintah 2025, Inggris bergantung pada gas untuk lebih dari sepertiga konsumsi energinya. Meskipun penggunaan gas diperkirakan akan anjlok lebih dari tiga perempatnya pada 2050 sesuai arahan Komite Perubahan Iklim, pasokan domestiknya kemungkinan akan turun lebih cepat.
Pemerintah memperkirakan produksi minyak dan gas Laut Utara, yang telah menurun selama 25 tahun terakhir, akan terus turun sekitar 5% setiap tahun, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan gas Inggris di masa depan.
Penilaian resmi pertama dari operator sistem energi mengenai pasokan gas memperingatkan bahwa, meskipun negara tersebut terus beralih dari gas ke energi bersih, potensi kekurangan pasokan pada musim dingin tetap ada terutama jika tingkat penyimpanan gas di Eropa rendah, atau jika terjadi pemadaman tak terduga di terminal impor gas maupun jalur pipa.
Gas Bakal Terus Jadi Elemen Penting
Ladang gas Laut Utara Inggris menyediakan hampir setengah dari gas yang digunakan rumah tangga dan bisnis selama lima tahun terakhir, sementara Norwegia memasok sedikit lebih dari sepertiganya. Impor gas dari AS dan Timur Tengah melalui kapal tanker menyumbang seperlima kebutuhan gas Inggris, sementara 1% sisanya diimpor melalui pipa dari negara-negara Eropa kontinental.
Shanks menyatakan, gas akan terus menjadi elemen penting dalam sistem energi Inggris saat bertransisi menuju energi bersih dalam negeri.
"Kami menghadirkan sistem gas yang sesuai untuk masa depan, menjaga keamanan pasokan, memastikan harga yang wajar bagi konsumen, dan memberikan kepastian yang dibutuhkan sektor ini untuk berinvestasi dalam energi Inggris," ujar dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4026692/original/020940600_1652928706-Inflasi_Inggris_Melonjak_ke_Puncak_dalam_40_Tahun-AP_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411698/original/040353100_1479708120-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326996/original/018940900_1787046215-8D3ACCCB-AB06-4139-845D-8FF37C9AB7FB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306117/original/013791200_1754375827-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317589/original/014941700_1786023304-Untitled.jpg)