Rincian Harga Emas Pegadaian 3 Oktober 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Turun

Harga emas Antam di Pegadaian turun jadi Rp2,61 juta/gram. Simak daftar harga lengkap Galeri24, Antam, dan UBS per 3 Oktober 2026.

Diterbitkan 03 Oktober 2026, 12:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas di Pegadaian menunjukkan tiga produk logam mulia yakni Galeri24, Antam, dan UBS kompak melanjutkan tren penurunan pada Sabtu, (3/10/2026). Namun, harga emas Antam masih menjadi yang tertinggi di kisaran Rp 2,61 juta per gram.

Mengutip laman resmi Pegadaian, harga emas Galeri24 hari ini dipatok di Rp 2.506.000 per gram. Harga emas Galeri24 turun sebesar Rp 5.000 dari perdagangan sebelumnya yang berada di Rp 2.511.000 per gram.

Koreksi serupa juga dialami harga emas Antam di Pegadaian. Harga emas Antam merosot tipis Rp 2.000 menjadi Rp 2.613.000 per gram dari patokan sebelumnya di Rp 2.615.000 per gram.

Sementara itu, harga emas UBS ditetapkan menjadi Rp 2.530.000 per gram, turun Rp 5.000 dari posisi sebelumnya di Rp 2.535.000 per gram.

Pegadaian menawarkan emas Galeri24 dengan pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Di sisi lain, emas UBS tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Adapun emas Antam yang tercantum dalam daftar harga Pegadaian tersedia dalam ukuran mulai 0,5 gram hingga 100 gram.

Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan yang dilakukan oleh Pegadaian. Berikut daftar lengkap harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian hari ini:

Rincian Harga Emas Pegadaian

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.314.000
  • 1 gram: Rp 2.506.000
  • 2 gram: Rp 4.951.000
  • 5 gram: Rp 12.286.000
  • 10 gram: Rp 24.506.000
  • 25 gram: Rp 60.935.000
  • 50 gram: Rp 121.775.000
  • 100 gram: Rp 243.429.000
  • 250 gram: Rp 607.077.000
  • 500 gram: Rp 1.214.153.000
  • 1.000 gram: Rp 2.428.306.000

Harga Emas Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.358.000
  • 1 gram: Rp 2.613.000
  • 2 gram: Rp 5.165.000
  • 3 gram: Rp 7.722.000
  • 5 gram: Rp 12.835.000
  • 10 gram: Rp 25.614.000
  • 25 gram: Rp 63.907.000
  • 50 gram: Rp 127.733.000
  • 100 gram: Rp 255.387.000

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.368.000
  • 1 gram: Rp 2.530.000
  • 2 gram: Rp 5.021.000
  • 5 gram: Rp 12.406.000
  • 10 gram: Rp 24.681.000
  • 25 gram: Rp 61.582.000
  • 50 gram: Rp 122.912.000
  • 100 gram: Rp 245.727.000
  • 250 gram: Rp 614.136.000
  • 500 gram: Rp 1.226.830.000

Harga Emas Dunia Mendadak Anjlok Hari Ini

Harga emas melemah pada Jumat, 2 Oktober 2026 (Sabtu pagi Jakarta), membalikkan kenaikan yang sempat terjadi sebelumnya. Penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) menekan aset tanpa imbal hasil ini, sehingga emas berada di jalur penurunan mingguan.

Mengutip CNBC, Sabtu (3/10/2026), harga emas di pasar spot turun 0,8% menjadi US$ 4.145,68 per ons. Sementara kontrak berjangka AS turun 0,7% menjadi US$ 4.173,50 per ons.

Meski dolar AS sempat turun tipis, mata uang ini masih berada di jalur penguatan mingguan. Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS tenor 10 dan 30 tahun menyentuh level tertinggi sejak 2002 pada Kamis.

Emas sempat melonjak lebih dari 1% awal sesi setelah data menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja AS bulan September melambat melebihi perkiraan. Namun, harganya kemudian berbalik turun.

Laporan ketenagakerjaan dari Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat menunjukkan penggajian non-pertanian (non-farm payrolls) hanya bertambah 29.000 bulan lalu, setelah revisi ke bawah untuk angka Agustus sebesar 133.000. Padahal, para ekonom dalam survei Reuters memproyeksikan kenaikan 90.000, setelah sempat dilaporkan melonjak 162.000 pada Agustus.

"Para investor emas tampaknya belum ingin terburu-buru mengambil risiko, menyadari bahwa Bank Sentral AS (The Fed) masih cenderung mempertahankan sikap ketat (hawkish)," kata analis pasar utama di Bybit, Han Tan.

"Dalam beberapa bulan ke depan, arah pergerakan harga emas akan sangat bergantung pada sejauh mana The Fed bersedia menoleransi potensi pelemahan pasar tenaga kerja, dengan fokus utama tetap pada upaya meredam inflasi AS."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6